Inggris Subsidi Upah Pekerja Akibat Virus Corona

adminradar

 

Jakarta, Radarbuana.com – Dalam rangka menghadapi dampak virus corona di dunia bisnis dan menghindari PHK para pekerja. Pemerintah Inggris menyatakan akan memberikan subsidi pada upah para pekerja.

Mengutip laporan CNN, Senin (23/3/2020), Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengatakan bahwa pemerintah akan membayarkan 80% gaji pekerja untuk tiga bulan ke depan.

Diperkirakan jumlah maksimalnya mencapai sekitar US$ 2.900 atau sekitar Rp 46,4 juta (kurs Rp 16.000), jumlah ini diambil dari nilai upah minimum di Inggris.

Sunak menyatakan langkah-langkah itu akan berlaku untuk semua perusahaan, besar atau kecil. Hal ini juga diharapkan dapat meminimalisir dampak resesi yang disebut membayangi Inggris ketika aktivitas di seluruh ekonomi terhenti.

Ia juga sempat mengatakan pemerintah Inggris tidak pernah memiliki program pada skala sebesar ini untuk membayar upah. Untuk itu pihaknya harus membangun sistemnya dari nol.

Untuk pembayaran pertama bagi bantuan gaji karyawan ini akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan, dengan program sepenuhnya berjalan pada akhir April.

Mengutip dikatakan Direktur Jenderal Konfederasi Industri Inggris Carolyn Fairbairn bahwa dunia usaha siap merespons kebijakan ini dengan bantuan dan tekad tetap menggerakkan perekonomian.

“Kebijakan ini menandai dimulainya perlawanan ekonomi Inggris. Upaya bersama yang tak tertandingi oleh perusahaan dan pemerintah untuk membantu negara kita keluar dari krisis ini dengan kerusakan seminimal mungkin,” ungkap Fairbairn.

Sementara itu, CEO Masyarakat Produsen dan Pedagang Motor Inggris Mike Hawes mengutarakan bahwa kebijakan ini bagaikan bantuan besar kepada perusahaan mobil di Inggris. Khususnya, untuk para pekerja dan keluarganya. “Pasalnya, 99% dari industri otomotif Inggris telah berhenti,” sebut Hawes.

Langkah ini juga merupakan bagian dari paket penyelamatan untuk dunia bisnis di Inggris, termasuk keringanan pajak sebesar £ 30 miliar dan pinjaman tanpa bunga hingga 12 bulan untuk sektor ritel, perhotelan dan rekreasi. *

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Taati Aturan, Pengusaha Cafe di Jakbar Langsung Tutup Sementara

Jakarta, Radarbuana.com – Dalam mengantisipasi penularan infeksi corona virus disease (Covid-19), yang dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat Jakarta yang terus menyebar. Kini, pemerintah Provinsi DKI Jakarta megajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada para pemilik usaha untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan cara mempunyai kesadaran dirinya masing-masing agar menutup usahanya sementara. Sesuai […]