Karena Belum Ada Pemenang Tender, Pembangunan Alun-Alun Majalengka “Mandeg”

Majalengka, Radarbuana.com – Kelanjutan proyek pembangunan Alun-alun Kabupaten Majalengka diduga masih belum menemukan titik terang. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp18 miliar itu berhenti sementara, karena menunggu proses lelang.

Dari pantauan Radarbuana.com pada Rabu (1/4/2020), kondisi bangunan baru alun-alun sudah tampak berubah. Meski revitalisasi belum rampung, wajah alun-alun yang berada di depan Kantor Bupati Majalengka itu sudah terlihat megah dan kokoh.

Di lokasi sendiri tidak terlihat satu pun pekerja di area alun-alun. Hanya sisa material pekerjaan dan bangunan setengah jadi yang terlihat di ruang terbuka tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Majalengka, Agus Tamim mengatakan, proses pembangunan alun-alun memang masih berhenti karena masih menunggu hasil lelang. Pada pekerjaan tahap kedua ini anggaran yang disiapkan sebesar Rp7,8 miliar, atau sisa dari pekerjaan tahap pertama yang mencapai Rp 10,2 miliar.

 

“Kemarin itu baru selesai tahap satu, sekarang untuk tahap ke dua masih dalam proses lelang dan hingga sampai saat ini belum ada pemenangnya,” ungkap Agus.

Pembangunan alun-alun sendiri merupakan proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Wajah baru alun-alun nantinya diproyeksikan akan menjadi ikon baru wisata alternatif bagi warga Kota Angin.

“Dan nanti kalau sudah ada pemenangnya, akan kita laporkan ke Gubernur Jawa Barat. Karena bagaimanapun juga pembangunan Alun-alun adalah kewenangan Gubernur Jawa Barat dan yang menganggarkan adalah Pak Gubernur,” terangnya.

Mengenai kelanjutan konstruksi, Agus menjelaskan jika pihaknya belum mendapat instruksi khusus dari Pemprov Jabar. Sebab, selain karena masih proses lelang, saat ini pemerintah daerah maupun pusat juga tengah fokus menangani pandemi virus corona (covid-19).

“Apalagi saya dapat informasi bahwa demi menyelamatkan nyawa masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mempersiapkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Jadi belum tahu apakah anggaran akan dialihkan,” tutur Agus. Enju Juarsa

695 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Maros Terima Bantuan Masker Dari Polres

Jum Apr 3 , 2020
 Maros, Radarbuana.com -Mewabahnya kasus  covid 19 di daerah Kabupaten Maros, membuat beberapa jenis APD mulai langkah, termasuk masker yang sangat dibutuhkan bagi petugas medis dan para relawan. Hari ini Jumat ( 3/4/2020), bertempat di gedung serbaguna Posko Tim Gugus Covid-19, sebanyak 280 box masker diserahkan langsung oleh Kapolres Maros AKBP, […]

Sponsor