Teknologi

Huawei Diblokir Amerika Mendapat Sindiran, Dikarenakan Tidak Adanya Google

×

Huawei Diblokir Amerika Mendapat Sindiran, Dikarenakan Tidak Adanya Google

Sebarkan artikel ini
Kantor Huawei

Radarbuana.com – Meski sebelumnya  Huawei pernah jaya dalam penjualan produknya. Namun saat ini Huawei kesulitan menjual smartphone terbarunya di banyak negara, karena tidak ada dukungan Google Mobile Service (GMS).

Pasalnya Google sebagai perusahaan Amerika Serikat (AS) sudah ada larangan untuk tidak berhubungan bisnis dengan perusahaan Tiongkok. Termasuk Huawei sebagai bagian dari ‘daftar entitas’ Donald Trump.

Bukan itu saja, di tengah situasi sulitnya bagi Huawei, menjadi hal yang menguntungkan bagi kompetitor lainnya yang juga membuat smartphone. Bahkan Xiaomi misalnya. Pembuat smartphone yang juga asal Tiongkok itu baru-baru ini terlihat ikut juga seperti menyindir Huawei.

Dilansir dari Gizchina, Senin (6/4), Xiaomi meledek Huawei lewat kotak smartphone flagship versi Eropa Xiaomi Mi 10 Pro. Di sana terdapat tulisan dalam bahasa Inggris yang jika diartikan berarti ‘dengan akses mudah ke aplikasi Google yang paling sering Anda gunakan’.

Dengan tulisan itu, punya kesan Xiaomi ingin menunjukkan kalau smartphone-nya memberikan akses mudah ke aplikasi Google yang paling sering digunakan.

Itulah dunia bisnis, sesuatu masalah bisa sebagai strategi pemasaran langsung, untuk mengambil keuntungan dari posisi Huawei yang saat ini sedang kerepotan akibat daftar entitas Trump.

Diketahui produsen smartphone terkemuka itu sendiri diketahui telah lama mempraktikkan apa yang disebut saling trolling. Yakni strategi ketika perusahaan menunjukkan kelemahan smartphone pesaing satu dan yang lainnya. Maka dengan cara ini, mereka berharap membawa kemampuan perangkat mereka ke tingkat yang sama sekali berbeda ke pasaran, yang pada akhirnya dapat memikat konsumen.

Bukan hanya Xiaomi dan Huawei, merek lainnya juga kerap melakukan hal yang sama. Misalnya saja dua raksasa Samsung dan Apple juga kerap saling ejek.

Huawei sendiri baru saja mengeluarkan lini smartphone flagship anyar Huawei P40, yang mulai dijual minggu depan. Perangkat yang masih menjagokan aspek kamera dengan dukungan Leica itu. Sayangnya memiliki kelemahan dengan tidak memiliki layanan dan aplikasi Google secara default, serta Google Play store.

Antisipasinya, pabrikan menawarkan kepada pengguna serangkaian layanan Huawei Mobile Services dan toko aplikasi Huawei AppGallery. Sementara untuk Xiaomi dengan Mi 10 Pro di Eropa. Dan perangkat tersebut merupakan rival dari Huawei P40.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *