DaerahJawa

Sebagai Bentuk Dukungan TNI-Polri Kepada Tenaga Medis, Kapolres Bersama Dandim 0617 Majalengka Serahkan Bantuan APD

×

Sebagai Bentuk Dukungan TNI-Polri Kepada Tenaga Medis, Kapolres Bersama Dandim 0617 Majalengka Serahkan Bantuan APD

Sebarkan artikel ini
Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso bersama Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Harry Subarkah, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD)

Majalengka, Radarbuana.com-Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso bersama Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Harry Subarkah, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk memenuhi kebutuhan APD yang akan digunakan tim medis dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

“APD yang kami serahkan ini, guna membantu kebutuhan tim medis dalam menangani covid-19 yang hampir di setiap rumah sakit mengalami kekurangan. Hari ini kita serahkan APD ke RSUD Majalengka, RSUD Cideres, Puskesmas Cigasong dan Puskesmas waringin Kecamatan Palasah.Dan kita akan menyerahkan APD ke puskesmas lainnya,” ungkap Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Harry Subarkah, pada wartawan, Rabu (08/04/2020).

Pihaknya berharap APD yang diberikan dapat meringankan beban rumah sakit. Untuk memenuhi kebutuhan APD selama penanganan Covid-19 di rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Majalengka.

Bantuan tersebut, menurut Kapolres juga diharapkan dapat dimanfaatkan tim medis guna meringankan beban keluarga selama ditinggal bertugas menangani pasien di rumah sakit. Karena tenaga medis, terutama dokter dan perawat menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Kami menilai ketersediaan APD diharapkan dapat melindungi paramedis di Majalengka terhindar dari Covid-19 saat menangani pasien Corona. Ini bentuk dukungan pada tenaga kesehatan yang saat ini sama-sama berjuang untuk melawan virus Corona,” ucap Kapolres.

Pihaknya juga mengimbau agar warga tetap waspada dan menta’ati aturan pemerintah. Untuk tidak keluar rumah dan berkumpul jika tidak perlu, guna memutus rantai penyebaran covid-19 di Majalengka. Serta tidak berpergian jika tidak terlalu penting.

“Bagi warga yang masuk ODP harus benar-benar menjalani isolasi rumah selama 14 hari. Untuk memastikan kalau mereka sehat dan tidak membawa virus berbahaya, terutama pemudik yang sudah terlanjur pulang ke Kab Majalengka,” tandas Kapolres Majalengka. Enju Juarsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *