Diduga Kurang Peduli, Pengelola Bandara Hasanuddin Makassar Disorot Warga

Maros, Radarbuana.com – Akibat mewabahnya covid-19 di daerah ini,  beberapa daerah di tetapkan sebagai zona merah pandemi virus corona. Termasuk 2 desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Bandara Internasional Hasanuddin, yakni Desa Tenrigankae dan Desa Baji Mangai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sejak daerah tersebut ditetapkan sebagai zona merah, praktis warganya diisolasi mandiri. Derita warga yang terdampak virus corona ini sangat-sangat mereka rasakan, hanya berharap uluran tangan dari pemerintah dan pihak lain.

Hamzah salah satu warga Mandai mengatakan, sejak mewabahnya virus corona ini, kami sangat resah, ditambah imbauan harus tinggal di rumah. Pasalnya di Kecamatan Mandai ini ada 2 desa sudah ditetapkan sebagai zona merah.

“Warga sangat mengharapkan uluran tangan semua pihak. Dan syukur sejak beberapa hari ini bantuan dari berbagai pihak sudah ada. Tapi, yang mengherankan kami, PT Angkasa Pura sebagai pengelola bandara terkesan tidak memperhatikan dengan keadaan kami. Padahal Angkasa pura paling dekat dengan daerah kami,” ungkap Hamzah.

Dikatakan juga oleh Hamzah, Angkasa Pura diminta kepeduliannya terhadap warga Kecamatan Mandai. Apalagi saat kondisi seperti ini, sangat di harapkan banget bantuan lewat CSR nya.

Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura Angga Maruli, yang di konfirmasi terkait sorotan warga Kecamatan Mandai, menjelaskan kalau bantuan dari manajemen Angkasa Pura sebelum
merebaknya covid-19 pun secara rutin selalu mengadakan untuk masyarakat. Utamanya di sekitar bandara, seperti pelayanan kesehatan keliling bagi masyarakat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

“Tentunya manajemen Angkasa Pura selalu memperhatikan masyarakat sekitar yang terdampak covid 19 ini. Kita tetap perhatikan, tapi untuk saat ini pihak manajemen masih perlu melakukan koordinasi dulu dengan beberapa pihak,” kata Angga Maruli.

Sementara itu Camat Mandai, Andi Pallawa mengutarakan, memang seharusnya pihak Angkasa Pura (AP) bisa membantu dan ambil bagian dalam percepatan penanganan covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Mandai ini.

Terkait sorotan warganya ke AP, Lanjutnya, itu memang wajar, karena posisi kawasan bandara berada di wilayah Kecamatan Mandai. Jadi wajar kalau warga yang terdampak virus corona di dua Desa tersebut, berharap perhatian dari manajemen Angkasa pura.

“Kami harap ada perhatian dari pihak Angkasa Pura, berupa bantuan pencegahan, seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan sembako kepada masyarakat yang berstatus ODP. Penanganan Covid-19 ini harus terpadu oleh semua pihak,” ungkap Camat Mandai. Herman

335 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kepala Puskesmas Curhat ke Bupati, Ada Pasien Tolak Diperiksa

Sen Apr 13 , 2020
Maros, Radar buana.com — Bupati Maros HM Hatta Rahman, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros menggelar rapat koordinasi penanganan covid-19 di Maros dengan Forkopimda dan jajarannya di gedung serba guna, Senin (13/4/2020). Dalam rapat tersebut terungkap curhat beberapa kepala puskesmas (Kapus) yang merasa kesulitan dengan masyakarat yang […]

Sponsor