DKI Jakarta

Viral..! Gegara Tanya Sembako, Wanita Ini Babak Belur Diduga Dihantam Oknum Ketua RT

×

Viral..! Gegara Tanya Sembako, Wanita Ini Babak Belur Diduga Dihantam Oknum Ketua RT

Sebarkan artikel ini
Wanita bernama Nur berdarah di wajahnya.

Jakarta, Radarbuana.com – Belum lama ini telah beredar foto dan video (Viral), seorang wanita yang dalam kondisi babak belur, diduga karena “dihajar”oleh oknum ketua Rukun Tetangga (RT). Diduga  lantaran hanya menanyakan bagian sembako untuk dirinya disaat mengalami kesulitan Covid-19 dan PSBB. Minggu, (26/04/2020).

Foto dan Video tersebut, telah beredar di media sosial facebook dan whatsApp. Dalam foto tersebut terlihat seorang wanita yang bernama Nur menunjukkan bagian wajah dan giginya babak belur.

Lokasi kejadian tersebut, tepatnya di Jalan Rawabinangun II, RT 006/ RW 008 Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Cerita sebelum di viralkan, bermula dari seorang wanita yang diketahui bernama Nur, telah menanyakan bagian bantuan sosial sembako dari pemerintah terdampak wabah Corona Virus Disease (Covid-19).

Dirinya (Nur), merasa tercatat sebagai penerima bantuan sembako dari pemerintah, namun sembako yang diharapkan tidak kunjung juga diterima.

Kemudian, Nur mendatangi kediaman Ketua RT untuk menanyakan haknya. Saat ditanyakan, kata oknum RT, bahwa dirinya sudah tidak layak mendapatkan bantuan. Lantaran, dirinya tidak lagi berdomisili di wilayah tersebut. Karena alasan itu, Nur pun pergi menemui Ketua RW untuk menyakan kejelasannya.

Ketua RT yang mendengar bahwa Nur menghampiri kediaman Ketua RW. Rupanya, sang oknum ketua RT tersebut sempat “Geram”. Karena, Nur sudah melaporkannya kepada Ketua RW setempat.

“Ngapain nanya Pak RW? Pak RW tidak berhak, yang berhak di wilayah ini saya. Bertahun-tahun kamu nggak berdomisili di sini, giliran dengar dapat sembako datang kesini. Emang kamu pernah bayar iuran nggak ke saya?” kata sang oknum Ketua RT dalam video yang tersebar di jagat maya.

Bahkan keluarga RT pun kabarnya pun sampai mengusir Nur dengan mengancam membuatkannya surat pindah. HS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *