Diperkirakan Bank of America Corp Harga Emas 18 Bulan Kedepan Mencapai  US$3.000

Jakarta, Radarbuana.com—Dalam 18 bulan ke depan Bank of America Corp menargetkan harga emas menjadi US$3.000 per troy ounce atau lebih tinggi 50 persen dari proyeksi sebelumnya.

Dilansir melalui Bloomberg, Bank of America mendongkrak  dari target US$2.000 per troy ounce sebelumnya. Proyeksi itu dinaikkan sejalan dengan langkah para pembuat kebijakan di seluruh dunia yang mengeluarkan sejumlah stimulus fiskal dan moneter untuk menopang perekonomian yang dirugikan akibat Covid-19.

“Karena output perekonomian berkontraksi cukup tajam, pengeluaran fiskal melonjak, dan neraca bank sentral berlipat ganda, fiat currencies bisa berada di bawah tekanan. Investor akan mengincar emas,” terang  Analis Bank of America Michael Widmer dan Francisco Blanch dalam laporannya yang dikutip melalui Bloomberg, beberapa hari lalu.

Maka Bank of America memperkirakan emas batangan menyentuh rata-rata US$1.695 per ons tahun ini dan US$.2063 pada 2021. Rekor US$1.921,17 terjadi pada September 2011.

Sementara harga spot diperdagangkan di sekitar US$1.678 pada, Selasa (21/4/2020). Posisi itu sudah naik 11 persen tahun ini.

Meski begitu Bank of America menyebutkan dolar yang kuat, turunnya volatilitas pasar keuangan, serta permintaan perhiasan yang lebih rendah di India dan China akan menjadi penahan kenaikan laju harga emas. IG

141 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

 Bank BRI Punya Strategi Tetap Tumbuh di Kondisi Akibat Pandemic Covid -19

Sen Apr 27 , 2020
Jakarta, Radarbuana.com  – Untuk tetap tumbuh di tengah kondisi yang menantang akibat pandemic Covid -19. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)N telah menyusun dan mengimplementasikan berbagai strategi berkelanjutan Adapun strategi yang telah disusun oleh BRI tersebut , salah satunya terkait pengelolaan likuiditas perusahaan. “Perseroan terus berupaya menjaga likuiditas dalam […]

Sponsor