DaerahSulawesi Selatan

Kejaksaan Negeri Maros Seriusi Sejumlah Laporan LSM, Dugaan MarkUp Dana Desa

×

Kejaksaan Negeri Maros Seriusi Sejumlah Laporan LSM, Dugaan MarkUp Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Kasi Intel Kejari Maros, Dhevid Setiawan SH.

Maros, Radarbuana.com – Pekerjaan infrastruktur pedesaan yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 diduga ada beberapa Desa di Maros bekerja asal-asalan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian Negara.

Kondisi ini membuat beberapa Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) terpanggil sebagai sosial control, untuk melakukan investigasi di beberapa desa.

Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Aliansi Pena Merah Maros, lembaga ini menemukan adanya beberapa indikasi pekerjaan Infrastruktur pedesaan terkesan dikerja asal-asalan tidak sesuai spesifikasi tehnis RAB.


Sekertaris Aliansi Pena Merah, Amir Kadir

Sekertaris Aliansi Pena Merah, Amir Kadir menjelaskan dari hasil investigasinya dari beberapa desa, ada beberapa jenis bangunan infra struktur yang diduga tidak sesuai dengan dana yang dihabiskan dengan kondisi pisik di lapangan, termasuk kualitas bangunan sangat buruk, ada baru beberapa bulan digunakan sudah rusak.

Hasil temuan kami ini, kata Amir, jadikan bahan laporan ke pihak kejaksaan Maros untuk ditindak lanjuti agar diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Ada beberapa laporan sudah masuk di kejaksaan, kami akan kawal terus penangananya, sebagai lembaga penegak hukum. Kami sangat yakin akan serius menangani laporan yang masuk, kita tunggu saja dan percayakan kepada kejaksaan,” pungkas Amir.

Kasi Intel Kejari Maros, Dhevid Setiawan SH, membenarkan kalau memang ada beberapa laporan dari beberapa LSM yang masuk, terkait dugaan Pelanggaran dan mark-up anggaran. “Semua kami terima,” kata Dhevid.

Namun menurutnya harus dilakukan beberapa tahap verifikasi laporan LSM. “Tapi semua kami terima. Untuk laporan Aliansi Pena Merah, kami sementara telaah masalah yang dilaporkan,” jelasnya. Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *