KOWANI Fair 2020, Perempuan Pelaku UMKM Go-Digital

 Jakarta, RadarBuana.com – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah mengubah berbagai aspek kehidupan kita semua. Tantangan demi tantangan yang muncul dari adanya perubahan tersebut tentunya dirasakan oleh semua kalangan masyarakat, termasuk perempuan pelaku ekonomi.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menuturkan diperlukan adanya cara, inovasi, dan strategi khusus untuk menyambut kehidupan adaptasi kebiasaan baru, khususnya dalam sektor ekonomi yang mayoritas dikelola perempuan.

“Kita harus terus berpikir positif, bersinergi, bekerja sama, dan menyatukan kekuatan untuk menghadapi ini semua. Saya yakin di balik tantangan pasti ada peluang, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital. Gebyar KOWANI Fair 2020 ini tidak hanya membantu memfasilitasi pelaku usaha perempuan dalam mempromosikan usahanya, tetapi juga membuktikan perempuan bisa mandiri dan berdaya di tengah pandemi Covid-19 ini. Kita semua tahu pemberdayaan perempuan tidak hanya memberikan manfaat bagi kualitas hidup perempuan, tetapi juga akan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap  Bintang dalam Pembukaan Gebyar KOWANI Fair 2020 secara virtual.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengangkat dan mempromosikan produk-produk dalam negeri hasil karya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan agar semakin dicintai, diminati, dan dinikmati oleh masyarakat, serta dikenal secara luas di pasaran melalui strategi pemasaran online. Potensi perempuan dalam pembangunan nasional sangatlah besar karenanya harus dimanfaatkan secara maksimal. Pesan saya kepada para pelaku usaha perempuan untuk terus membangun suasana kompetisi yang sehat, mengikuti perkembangan teknologi, terus mengembangkan peluang usaha, dan berinovasi. Inovasi tidak hanya dapat diartikan sebagai pengembangan produk, tetapi juga pengembangan jejaring melalui konsep go-digital. Yang terpenting, teruslah belajar dan mengevaluasi diri. Besar harapan agar upaya KOWANI dan Tokopedia ini dapat menginspirasi dan mempelopori gerakan-gerakan serupa untuk direplikasi. Mari kita bersatu untuk menjadi bagian dari solusi atas dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19,”papar Menteri PPPA, Bintang.

80 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kemenag Siapkan Bimbingan Perkawinan Daring Ditengah Pandemi Covid-19

Rab Sep 2 , 2020
Jakarta, RadarBuana.com – Pandemi Covid-19 sudah melanda Indonesia sejak Maret 2020 hingga saat ini. Meski semua pihak terus berupaya agar pandemi ini segera usai, jumlah pasien yang terjangkit masih terbilang tinggi. Meski begitu, Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berkewajiban melayani permohonan pencatatan nikah yang diajukan masyarakat. Kasubdit Bina Keluarga Sakinah […]

Sponsor