Ketua Komisi A DPRD Mencium Ada Oknum – Oknum Dalam Pemerintahan Kabupaten Tolikara Menyunat Dana Desa Hingga Puluhan Juta

Papua, RadarBuana.com – DPRD Kabupaten Tolikara dalam waktu dekat akan lakukan rapat pembentukan pansus untuk mengecek info kebenaran dimasyarakat kabupaten tolikara karena sebuah info berendar dikalangan masyarakat.

Bahwa ada oknum-oknum tertentu mengunakan jabatan/kewenangan melakukan pemotongan dana desa berniali fariasi mulai sekitar Rp.20 – 30 juta bahkan hingga 50 juta perdesa/kampung.

Yondiles Towolom, S.Kep sebagai ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tolikara membidangi urusan pemerintahan akan melakukan rapat dengan teman teman Anggota DPRD, lalu pembentukan pansus, turun kelapangan sesuai dapil masing masing untuk memastikan informasi yg berendar tersebut, kata Yondiles Selasa, (6/10/2020).

Jika temuan temuan info ini terdapat benar maka akan menindaklanjuti sesuai ketentuan dan peraturan yg berlaku. Tambah legislator muda Partai PKB Yondiles Towolom, S.Kep.

Pendapat yang sama lagi disampaikan oleh Yan Wenda, S.Sos sebagai Ketua Komisi B membidangi urusan Ekonomi dan Pembangunan mendapat informasi juga sama sehingga saya berpendapat bahwa saudara ketua Komisi A disampaikan tersebut perlu menanggapi secara serius, oknum – oknum itu terdapat benar melakukan pemotongan dana desa setiap kampung terjadi.

Maka otomatis oknum-oknum tersebut merupakan salah satu faktor yg menghambat pembangunan daerah yg direncanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati tolikara. Pungkas politisi muda Ketua Fraksi partai Demokrat sekaligus Ketua Komisi B “Yan Wenda, S.Sos”. Fahmy

132 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tak Ada Aksi Demo di Gedung DPR RI Hari Ini, Hanya Diramaikan Sejumlah Personil dan Alat Keamanan

Sel Okt 6 , 2020
Jakarta, RadarBuana.com– Pasca pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi undang-undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak memberikan izin pada masyarakat untuk menggelar aksi demonstrasi selama masa PSBB ketat di Jakarta. Sehingga polisi melakukan penyekatan di kawasan DPR sebagai tindakan antisipasi. Peniadaan keramaian di DKI agar […]

Sponsor