8 Titik Unjuk Rasa di Maros Hari Ini, Jalan Trans Sulawesi Poros Maros- Makassar Macet Total Beberapa Jam

Maros, RadarBuana.com – Setidaknya ada delapan titik kelompok massa melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Maros pada, Kamis (8/10/2020). Aksi unjuk rasa serentak itu mengakibatnya jalan Trans Sulawesi Provinsi Maros Pangkep sempat tertutup total selama beberapa jam.

Kabag Ops Polres Maros AKBP Muh Jufri menyebutkan, hari ini setidaknya ada delapan titik aksi di kota Maros, diantaranya kelompok buruh yang start dari hutan kota Maros menuju Makassar dan akan kembali ke Maros, kelompok Pemuda yang start dari lampu merah BRI menuju DPRD Maros, Mahasiswa yang star dari lampu merah PTB ke DPRD Maros.

Lanjut Kabag Ops, Sldatu kelompok masyarakat yang dari DPRD ke Kejaksaan Negeri, Pengadilan negeri dan BPN Maros. Warga ini melakukan unjuk rasa terkait protes mereka soal nilai ganti rugi lahan pembangunan jalur kereta api.

“Ada 8 titik aksi di Maros hari ini, pagi tadi ada kelompok buruh yang star dari hutan kota ke Makassar. Ada kelompok masyarakat yag start dari RPRD ke Kajari dan BPN mereka aksi menuntut pembayaran lahan rel kereta, kelompok pemuda Mahasiswa yang memulai unjuk rasa di Lampu merah BRI ke DPRD, dan Kelompok Mahasiswa HMI yang star dari Lapu merah PTB menuju DPRD yang menyuarakan penolakanal Omnibuslaw,” sebut Kabag Ops.

Akibat dari banyaknya titik aksi tersebut kata dia, jalan poros Maros Pangkep sempat tertutup total, diakibatkan massa aksi yang membakar ban bekas sambil menutup seluruh ruas jalan. Petugas Satlantas Polres Maros terpaksa mengalihkan sebagian kendaraan melalui jalan PTB menuju kantor Bupati Maros.

“Kita sudah membuat rencana pengamanana sejak tiga hari lalu untuk mengantisipasi kumingkinan terburuk. Dengan kekuatan Personil yang diturunkan kurang lebih 200 orang,” lanjutnya.

Dijelaskan juga AKBP Jufri, aksi masih berlangsung tarap kondusif. Sampai saat ini puluhan mahasiswa yang melalukan aksi unjuk berkumpul dan terpusat di depan kantor DPRD Kabupaten Maros

” Sesuai instruksi Kapolri dalam mengawal demo Kami dilarang untuk membawa Senpi (Sejanta Api). Sampai saat ini masih tergolong kondusif, kendati ada riak-riak kecil antara petugas dengan para pendemo, tapi semua bisa teratasi dengan baik,” Pungkas Muh Jufri Kabag Ops Polres Maros

Aksi unjuk rasa para mahasiswa dan pelajar berakhir sekitar pukul 17.00 Wita, setelah mereka diterima oleh salah satu anggota DPRD Maros H.Yusri Rasyd dari Partai Demokrat diruang rapat DPRD Maros.Herman.

644 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Aksi Demo Buruh di Harmoni Jakarta Barat Sampai Larut Malam

Kam Okt 8 , 2020
Jakarta, RadarBuana.com -Malam ini divkawasan Taman Sari tepatnya di depan lampu merah Olimo dipenuhi masyarakat dan para ojek online untuk menolong para korban dalam aksi demo tadi siang di depan Istana Negara . Kawasan ini menjadi tempat evakuasi sementara para korban yang terluka untuk diberi pengobatan oleh para medis. Pengendara […]

Sponsor