Resmi Dibubarkan. FPI  Dinilai Telah Melakukan Aktivitas Melanggar Ketertiban Umum

Jakarta, RadarBuana.com- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta kepada pemerintah pusat dan daerah untuk melarang seluruh kegiatan Front Pembela Islam (FPI).

Jika ditemukan suatu kegiatan yang mengatasnamakan FPI, maka pemerintah pusat dan daerah berhak untuk membubarkan kegiatan tersebut.

“Kepada aparat pemerintah pusat dan daerah, kalau ada sebuah ormas mengatasnamakan FPI itu dianggap tidak ada atau ditolak karena legal standingnya tidak ada, terhitung hari ini,” tegas Mahfud dikutip dari channel YouTube Kemenkopolhukam RI, Rabu (30/12/2020).

Mahfud menjelaskan, sebagai ormas, FPI telah melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban umum. Oleh sebab itu seluruh kegiatan FPI dilarang.

“Sebagai organisasi FPI melakukan aktivitas yakni melanggar ketertiban dan keamanan dan bertentangan dengan hukum seperti tindak kekerasan atau sweaping secara sepihak, provikasi dan sebagainya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mahfud didampingi sejumlah menteri dan kepala lembaga, diantaranya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan.IG

89 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sepanjang Tahun 2020, MA Menerima 3.512 Pengaduan dan 52 Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Disiplin

Rab Des 30 , 2020
Jakarta, RadarBuana.com  – Mahkamah Agung (MA) menerima sebanyak 3.512 pengaduan sepanjang tahyan 2020. Ketua MA Muhammad Syarifuddin menyebutkan  dari total pengaduan tersebut sebanyak 1.684 diantaranya telah selesai di proses. “Sisanya sebanyak 1.828 pengaduan masih dalam proses penanganan sepanjang tahun 2020,” ungkap Muhammad Syarifuddin pada Refleksi Akhir Tahun MA Tahun 2020 […]

Sponsor