Tim Forkopimcam Kecamatan Turikale Lakukan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Ke Pelaku Usaha Kuliner

Maros,RadarBuana.com--Tim Forkopimcam Kecamatan Turikale lakukan Sosialisasi Surat Edaran Bupati ke pelaku Usaha Kuliner.

Hal ini sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona di wilayah kecamatan Turikale, sesuai surat edaran Bupati Maros bebera waktu lalu, tentang pembatasan operasional aktivitas pedagang kuliner, cafe , restoran dan warung kopi.

Surat edaran Bupati Maros tersebut bertujuan untuk membatasi terjadi kerumunan warga yang sangat berpotensi terjadi penularan virus Corona. Para pelaku usaha makanan hanya di izinkan beraktifitas sampai jam 20.00 Wita.

Menindak lanjuti surat edaran tersebut pihak pemerintah kecamatan Turikale bersama instansi terkait turun melakukan sosialisasi ke masyarakat, terutama para pelaku usaha makanan dan minuman yang ada di kawasan pusat kuliner ptb dan terminal.

Camat Turikale Kabupaten Maros Andi Zulkifli Riswan Akbar.S.stp menjelaskan, menindaklanjuti surat edaran Bupati Maros terkait pembatasan jam operasional para pelaku usaha minuman dan makanan.

Kamil dari Forkopimcam bersama instansi terkait lanjut Andi Zulkifli, segera bergerak bersama satpol PP, untuk melakukan sosialisasi ke para pedagang. Namun sebelum kami turun secara terpadu semalam, Rabu (27/1/2021) terlebih dahulu kami lakukan rapat koordinasi dengan semua unsur terkait.

Kami dari Forkopimcam, pihak kelurahan, sampai RT/RW nya, mendampingi pihak Satpol PP dan Dinas Pariwisa, untuk melakukan sosialisasi, yang kami sasar adalah pusat kuliner ptb dan seputar terminal Marusu, juga didampingi pihak Polsek dan Koramil,” jelasnya.

Ditambahkan juga, kendala yang kami temukan dilapangan, adalah masih banyak pelaku usaha makanan dan minuman yang belum mematuhi surat edaran Bupati Maros tersebut.

“Mereka.mengaku belum menerima surat edaran, jadi tetap buka normal, ini menandakan surat edaran Bupati belum tersosialisasikan dengan baik kebawah, namun setelah diberikan pengertian, mereka faham dan mematuhi surat edaran tersebut,” ujar Andi Zulkifli.

Surat edaran ini tujuannya bagus, kata camat Turikale, ini demi kebaikan kita semua dan wajib ditaati semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 diwilayah ini.

Namun, lanjutnya mungkin ada solusi selain pembatasan jam operasional, misalnya jam operasional tetap seperti biasa, tapi para pedagang harus betul-betul menerapkan protokol kesehatan covid 19 secara ketat, supaya roda perekonomian mereka juga berjalan.

“Kalau itu dilakukan, semua berjalan, pemasukan para pedagang juga normal, sisa pengawasan harus diperketat dari semua unsur, kalau ada yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan, baru dilakukan penindakan sesuai aturan, ini mungkin bisa menjadi bahan Pertimbangan,” pungkas Andi Zulkifli Riswan Akbar, Camat Turikale. Herman

34 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ditkrimsus Polda Metro Jaya Tangkap Penjual Satwa Langka Dilindungi

Kam Jan 28 , 2021
Jakarta, RadarBuana.com –  Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap YI pelaku penjual satwa yang dilindungi. YI ditangkap di Jalan Raya Sukatani Desa Sukadarma, Kec. Sukatani, Bekasi, pada 19 Januari 2021. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan modus tersangka berkamuflase dengan menjual hewan yang tidak […]

Sponsor