Indeks Kamtibmas Harus Mencerminkan Kontribusi Polri dan Program Presiden

Jakarta, RadarBuana.com – Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. Drs. Guntur Setyanto, M.Si mengungkapkan bahwa Polri membutuhkan pengukuran kinerja berupa indeks yang spesifik dan khas yang mampu merangkum semua aspek kinerja yang mencerminkan pelaksanaan tugas dan fungsi Polri. Indeks dimaksud adalah indeks Kamtibmas, Indeks Kamtibmas diharapkan dapat menjalankan sejumlah fungsi, harus dapat dipahami dan dimaknai dengan mudah dan diharapkan dapat memberikan indikasi kinerja Polri secara konprehensif.

“Indeks Kamtibmas juga harus mampu mencerminkan kontribusi Polri terhadap pencapaian visi, misi dan program Presiden sebagaimana tertuang dalam RP JMN 2020-2024,” ujar Brigjen Guntur dalam keterangannya yang diterima, Senin (1/3/2021)

Polri merupakan organisasi publik yang membutuhkan sistem pengelolaan kinerja untuk dapat  meningkatkan kinerja organisasi yang berkelanjutan. 

Salah satu aspek penting dari sistem ini adalah  alat pengukuran yang andal untuk mengukur kinerja yang andal sehingga Polri mampu melakukan  pembenahan kinerja berdasarkan informasi yang faktual dan akurat.

Polri sesuai amanat konstitusi dituntut untuk dapat menyajikan akuntabilitas kinerjanya dalam beberapa hal yaitu yang pertama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, kedua

memberikan pelayanan publik dan yang terakhir penegakan hukum. Para pemangku kepentingan mengharapkan setiap personel polri senantiasa dapat mengoptimalkan kinerjanya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Brigjen Guntur melanjutkan bahwa Indeks Kamtibmas terdiri dari dimensi pemeliharaan Kamtibmas 

dan dimensi penegakan hukum. dimensi Harkamtibmas digunakan untuk mengukur kinerja Polri untuk 

melakukan upaya pencegahan dan pemeliharaan kamtibmas.

“Indikator kinerja meliputi diantaranya yaitu, yang pertama Road Safety Index, Indeks Comunity 

Policing, Response Time Polisi ke TKP, Tingkat keamanan di jalur perairan Indonesia, persentase 

pemenuhan pengamanan obyek vital dan target rentan, tingkat kualitas penanggulangan gangguan 

kamtibmas yang berkadar dan berintensitas tinggi, Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan  kamtibmas, Crime Rate, Persentase penduduk yang merasa aman berjalan sendirian di area tempat  tinggal dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri (aspek Harkamtibmas),” papar Brigjen Guntur.

Berdasarkan fakta tersebut, maka Puslitbang Polri akan melakukan penelitian terkait dengan  “Persepsi Penduduk yang merasa aman berjalan di area tempat tinggal” serta “Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri baik dari aspek Harkamtibmas maupun Gakkum”. Dengan harapan akan dapat dijadikan sebagai acuan dasar bagi Pimpinan Polri dalam pengambilan kebijakan.

Penelitian dilakukan mulai dari tanggal 1 Maret 2021 sampai dengan tanggal 4 Maret 2021. Selain itu, Brigjen Guntur juga menyebutkan apabila pendekatan penelitian adalah dengan  pendekatan mix method. 

“Sedangkan teknik pengumpulan data selama penelitian dilakukan dalam  dua teknik yaitu wawancara mendalam kepada informan kunci dan pengisian kuesioner kepada 

responden yang ditunjuk”, pungkas Guntur. Tom/Igo

49 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Memburu Bandar Ganja Kasat Narkoba Polres Jakbar Meluncur ke Sumatera Utara

Sel Mar 2 , 2021
Jakarta, RadarBuana.com -Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengungkapkan dirinya akan memimpin langsung pengembangan ke daerah Sumatera Utara guna menangkap bandar besar ganjanya. “Jadi kami masih terus kembangkan peredaran ganja 115 kg dan saya yang akan memimpin langsung pengembangan kasus ini,” kata Ronaldo, Selasa (2/3/2021). Perburuan […]

Sponsor