Diduga Dibekingi Oknum Anggota DPR RI dan Ormas, Warga RW.01 Minta Bangunan Super Mewah di Kav Polri Jelambar Dibongkar Kembali

RadarBuana.com | Jakarta – Warga RW 01 Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, mengeluhkan keberadaan bangunan yang didirikannya melanggar izin dan diduga telah dibekingi oleh ormas berinisial (Y) dan oknum anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) berinisial (H. LL).

Saat pelaksanaan pembongkaran paksa, yang dilakukan oleh pihak Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Barat, sesuai surat Rekomendasi Teknis (Rekomtek) dari pihak Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Diduga, sempat ada intervensi dari oknum Ormas berinisial (Y) dan Oknum anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) berinisial (H. LL).

foto: Ketika mediasi saat di ruangan Pos RW.01 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Akibat adanya intervensi tersebut, penindakan pembongkaran bangunan melanggar yang dilaksanakan oleh Satpol PP Jakarta Barat itu pun, tidak maksimal.

Bangunan yang menjadi sorotan warga tersebut, beralamat di Jalan Kav Polri Blok DX No 1084 RW 01, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Keterangan foto:Fisik setelah dibongkar paksa dan kini kembali naik tiang lebih tinggi

Warga mengaku, bahwa saat pelaksanaan pembongkaran, pihaknya sempat didatangi oleh Yessy selaku kaki tangan dari oknum anggota DPR RI tersebut. Yessy, sempat menelpon oknum anggota DPR RI untuk minta bantuan agar berbicara kepada petugas Satpol PP Jakbar. Yess pun menyebut, oknum anggota DPR RI itu, dengan sebutan “Panglima”.

“Dari aku mas, mohon kepada pejabat DKI, oknum anggota DPR RI (H.Lulung Lunggana), dan ormas tidak membekingi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pemilik dan kontraktor,” ujar Karyanto Candi, salah satu warga RW 01, Kelurahan Jelambar, yang mengeluh, kepada Radarbuana.com. Selasa (08/06/2021).

“Kami akan gugat para beking, pemborong dan pemilik rumah jahat ini. Juga, terhadap oknum anggota DPR RI (H. Lulung Lunggana),” cetusnya.

Karyanto Candi juga menekankan, agar bangunan tersebut didirikannya sesuai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan mengikuti aturan pemerintah.

“Bila membangun, ikuti aturan yang ada mas, mereka sudah diperingatkan, sudah mediasi, sudah di segel, dan dibongkar Satpol PP. Tapi, mengabaikan semua itu, karena dibeking oknum anggota DPR RI dan Ormas,” keluhnya.

Terkait itu, warga juga berharap kepada pihak instansi tertinggi terkait, agar bangunan tersebut dilakukan pembongkaran kembali. Sebab, setelah dibongkar, pihak kontraktor kembali mendirikan bangunannya lebih tinggi dan seolah-oleh mengabaikan serta menantang aturan pemerintah di DKI Jakarta.

“Hari ini, kami mendapatkan foto, mereka menyambung behel lagi diatas. Artinya, mereka menantang, mengabaikan, dan tidak perduli dengan aturan dan prosedur penegakan hukum yang telah dilakukan Satpol PP. Jagoan sekali, mereka ini,” tegasnya.

Sementara itu, H. Lulung Lunggana ketika dikonfimasi wartawan melalui pesan WA, tidak menjawab.

HS

89 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolri Buka Murenbang: Dukung Pemulihan Ekonomi Tahun 2022

Sel Jun 8 , 2021
RadarBuana.com | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/6/2021). Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri dilakukan secara offline maupun online alias virtual dengan total peserta 1.136 orang. Dalam arahannya, Kapolri menekankan bahwa Musrenbang menjadi […]

Sponsor