Anggota DPR RI Komisi VIII, I Komang Koheri Kunjungi PHDI Pusat

RadarBuana.com | Jakarta – Komisi VIII DPR RI merupakan satu dari 11 (sebelas) Komisi yang ada di DPR RI berdasarkan Keputusan Rapat  Paripurna DPR RI tanggal 22 Oktober 2019 mempunyai ruang lingkup tugas di bidang, Agama, Sosial, Kebencanaan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.

Komisi VIII DPR RI berdasarkan Keputusan DPR RI tentang Penetapan Mitra Kerja Komisi-Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2019-2024 tanggal 29 Oktober 2019, memiliki Mitra Kerja diantara nya adalah, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Badan Pengelola Keuangan Haji.

Sementara itu I Komang Koheri, S.E. anggota DPR RI Komisi VIII dalam kunjungan kerjanya kali ke Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dalam rangka fungsi pengawasan anggota DPR RI Komisi VIII, pada Kamis 10 Juni 2021.

Kedatangan Koheri disambut oleh Bendahara Umum PHDI Pusat, Drs. I Dewa Gede Ngurah Utama, MM.

Gedung PHDI Pusat, Jl. Anggrek Neli Murni Blok A No. 3 Rt. 002 Rw. 001 Kemanggisan, Palmerah Jakarta Barat.

Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung II ini mengatakan, kita komisi VIII menganggarkan untuk 2 tahap, tahun ini (2021) kita memberikan bantuan sebesar 2 Miliar kepada PHDI Pusat, nah kewajiban dari pada PHDI ini harus melaporkan 70 persen anggaran yang diterima, hampir 1 miliar 400 Juta yang sudah diterima, ucap Koheri kepada wartawan di Gedung PHDI Pusat Jl. Anggrek Neli Murni Blok A No. 3 Rt. 002 Rw. 001 Kemanggisan, Palmerah Jakarta Barat, Kamis (10/6).

Ini harus dilaporkan sambung Koheri, jadi kita DPR RI melihat proyeksi kemajuan dari anggaran yang sudah diterima oleh PHDI dan bukan hanya di jakarta saja, juga di provinsi Lampung dari Komisi VIII DPR RI.

“Untuk gedung sudah, kita juga melihat karena Parisada ini bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nasional, bagaimana kita tentang moderasi beragama tentang kerukunan beragama sebagaimana yang diharapkan oleh Kementerian Agama dan Bapak Presiden (Jokowi),” ujar Koheri.

Lebih jauh Koheri menerangkan, Hindu ini sebagai bagian dari pada 6 Agama di Indonesia, menjadi lokomotif untuk keberagaman Bineka Tunggal Ika yang ada di Indonesia.

Untuk tahun 2022 lanjut Koheri, kedepan akan ada 300 Pure dan kita Komisi VIII kemarin juga sudah menyetujui anggaran 500 Miliar. Dari Menteri Keuangan juga, nanti belum di Paripurnakan baru penyusunan Rencana Kegiatan Harian (RKH), imbuhnya.

Nanti bukan hanya Agama Hindu saja, juga terhadap agama Kristen, Katolik, Islam dan agama yang lainnya, ini juga sudah kita bahas kemarin di Kopo Bogor, agar dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pungkas Koheri.

Fahmy

139 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Dimallawa Kabupaten Maros

Jum Jun 11 , 2021
RadarBuana.com | Maros — Penemuan mayat laki-laki tanpa identitas dalam kondisi terbakar di jalan poros Maros-Bone tepatnya di daerah Tompo ladang desa Padaelo kecamatan Mallawa kabupaten Maros, Jumat ( 11/6/2021) Mayat tanpa identitas ini ditemukan oleh Dudi warga desa Pada elo yang berprofesi sebagai pengawal mobil truck. Dudi melintas mengawal […]

Sponsor