Penembakan Paranormal di Tangerang Ditangkap, 3 Tersangka, 1 Masih Buron

RadarBuana.com | Jakarta – Tim gabungan Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya serta Satuan Reskrim Polres Tangerang Kota menangkap tiga tersangka pembunuhan paranormal di Tangerang beberapa waktu lalu. Ketiga tersangka yang ditangkap berinisial M, K dan S, di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat secara tegas mengatakan, Marwan alias Alex bukan ustadz, tapi paranormal. Alex tewas ditembak pembunuh bayaran atas perintah tersangka M karena istrinya pernah disetubuhi korban.

Tersangka M membayar tersangka K dan Rp 50 juta dan satu pucuk senjata api untuk menghabisi korban.

“Tersangka M sakit hati istrinya disetuhi korban. M minta tolong tersangka Y (buron) untuk mencari dua eksekutor dengan imbalan Rp 10 juta,” kata Kombes Tubagus Ade Hidayat, Selasa (28/9).

Korban dieksekusi di depan rumahnya di kawasan Pinang, Tangerang sepulang dari salat makrib berjamaah di masjid tidak jauh dari rumahnya. Korban ditembak tersangka K dari jarak 2 meter. Sedang tersangka S menunggu di atas sepeda motor dengan mesin dalam keadaan hidup.

Kedua tersangka sudah memantau korban selama 4 hari sebelum dieksekusi. Usai membunuh korban sesuai pesanan, kedua pelaku kabur ke daerah Serang, Banten. Tersangka ditangkap saat hendak melarikan diri ke kampung halamannya di Sumatera.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tersangka Y selaku perantara antara tersangka M dengan K dan S hingga kini masih buron.

“Tersangka Y kami minta segera menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan mengambil tindakan tegas karena tempat persembunyiannya sudah diketahui,” tegas Kombes Yusri.

Dari hasil pemeriksaan diketahui tersangka M sebagai otak kasus pembunuhan dendam terhadap korban. Istri tersangka awalnya berhubungan dengan korban karena ingin memasang susuk. Namun, pelaku mengaku istrinya malah digoda dan disetubuhi korban beberapa kali, baik di rumah korban mau pun di hotel.

“Rasa dendam ini karen ada dugaan memang kejadian tahun 2010 lalu saat istri tersangka M ini berobat kepada korban yang sebagai paranormal memasang susuk. Yang terjadi korban menyetubuhi,” ujar Yusri.

Tom

45 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Masuk Mapolda Jatim Masyarakat Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Sel Sep 28 , 2021
RadarBuana.com | Surabaya -Mulai harolda Jawa Timur memberlakukan scan QR-Code Aplikasi PeduliLindungi kepada seluruh tamu yang datang maupun kepada seluruh anggota, Selasa (28/9). Satu persatu baik pengendara roda dua maupun roda empat, sebelum masuk ke Markas Polisi Daerah Jawa Timur (Mapolda Jatim) diwajibkan untuk mendownload Aplikasi Pedulilindungi kemudian men-scan barcode. […]

Sponsor