ICPW Bagi-bagi Sembako kepada Warga yang Kurang Mampu

RadarBuana.com | Jakarta –  Indonesian Civilian Police Watch (ICPW), membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang kurang mampu di dua wilayah Jakarta, Sabtu (16/10).

Ketua Presidium ICPW Bambang Suranto mengatakan, pihaknya membagikan sembako kepada para pemulung yang ada di sekitar Gunung Sahari, Jakarta Pusat dan kepada sopir bajaj dan tukang ojek di Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Menurutnya, pembagian baksos merupakan bentuk kepedulian ICPW dan wujud semangat gotong-royong dalam membantu masyarakat. Proses penyaluran sembako juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Yakni menggunakan masker, jaga jarak, menggunakan handsanitizer dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Inilah bentuk kepedulian ICPW untuk masyarakat serta mendukung pemerintah menekan Covid-19. Tetap jaga kesehatan bersama dengan tetap patuh protokol kesehatan,” ungkap Bambang.

Kancil (50) sopir bajaj yang ikut menerima paket sembako, sangat berterimakasih dengan adanya bantuan sembako dari ICPW karena ikut meringankan bebannya.

“Terima kasih karena sudah berbagi. Jujur hari-hari ini memang sangat susah. Setoran ke bos Rp80 000 per hari. Kadang kita nombok,” kata Kancil yang sehari-hari mangkal di Ampera 7, Pademangan Barat, Jakarta Utara.

ICPW
Ucapan senada juga disampaikan seorang pemulung bernama Amin (54), bapak dua orang anak yang sedang duduk di bangku SMK dan SMP itu berterimakasih atas sembako yang diberikan ICPW. Pasalnya uang dari hasil dari memulung, bisa digunakan untuk keperluan lainnya yang belum terpenuhi.

“Sehari mulung rata-rata dapat Rp50 000.Kalau dapat sembako ya Alhamdulilah nanti uang hasil mulung enggak buat beli beras tetapi buat yang lain karena sudah dapat sembako,” sebut Amin.

Bambang Suranto
Sembako dari ICPW, juga diterima Surip, seorang pemulung sampah plastik dan kardus. Surip mulai melakukan aktivitas tersebut mulai pagi sampai jam a6 sore untuk menafkahi keluarganya.

“Dari barang bekas ini aku dapat ‘menghidupi’ keluargaku. Istriku satu, anakku dua
Walaupun aku belum dapat meneruskan cita-cita anakku lewat bangku sekolah. Setidaknya, dapat meneruskan roda kehidupan seadanya,” sebut Surip.

“Roda terus berputar, aku dapatkan Rp75 000 hingga Rp100 000, dari hasil penjualan, barang bekasku. Tentunya, aku tidak juga mudah mendapatkannya. Tapi semangat itu tetap kujaga, demi menjaga gerak ‘roda’ hidup istri anakku,” sambungnya.

Tom

38 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditbinmas Polda Metro Pantau Kegiatan Pos Kamling di Jaksel

Sab Okt 16 , 2021
RadarBuana.com | Jakarta – Direktur Pembinaan (Dirbinmas) Polda Metro Jaya, Kombes Badya Wijaya, S.H., M.H melakukan pemantauan kegiatan awak Pos Kamling di RW 07 Kel. Keramat Pela Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/10). Pemantauan ini dilakukan guna mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gangguan kamtibmas selama pandemi Covid-19. Dalam […]

Sponsor