Sidang Kedua Gugatan Deolapia Di PN Jakarta Selatan, Tergugat Kembali Mangkir 

RadarBuana.com | Jakarta – Sidang kedua gugatan perdata yang diajukan oleh Deolipa Yumara eks pengacara Bharada Richard Eliezer berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/09/2022).

 

Sidang kedua kali ini terlihat Deolapia Yumara bersama Pengacara Merah Putih dan pengacara Burhanuddin hadir mengikuti sidang kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Keduanya menggugat Bharada E, Ronny Talapessy selalu kuasa hukum Bharada E dan Kapolri c.q Kabareskrim atas pencopotan surat kuasa.

Gugatan terkait pencabutan kuasa yang dilakukan oleh kuasa hukum Bharada E tanpa serta merta, tanpa permisi tanpa dengan alasan yang jelas. “Jadi pencabutan kuasanya itu tidak dilandasi dengan alasan hukum atau alasan-alasan yang bisa di terima,” ungkap Deolipa  kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Rabu (14 September 2022).

Sehingga, sambungnya, secara formal menjadi cacat, karena undang-undang perdata mengatur setiap pencabutan kuasa harus ada alasan yang rasional, sehingga bisa di terima dengan penerima kuasa.“Sama sekali tidak ada alasan  maka kita menggugat,” tandasnya.

Terkait gugatannya kepada Kabareskrim dan Dirpidum Polri, Deolipa menyinggung soal Putri Candrawati, yang sampai kini statusnya sebagai tersangka belum ditahan. Padahal Istri Fredy Sambo itu dianggap Deolipa, justru menjadi titik terang kisah sebenarnya terjadi.

“Ini masih ngambang. Semua bermain dengan praduga. Komnas HAM, kepolisian, saya juga lainnya. Kalau tidak ditahan Putri Malu ini, akan ngambang terus,” tandas Deolipa.

Untuk itu, Deolipa sudah berkirim surat kepada Presiden Jokowi dan Kapolri. Agar mengganti pimpinan baru Kabereskrim dan Dirpidum Polri. Karena dianggap Deolipa tidak tegas dalam menangani penahanan Putri Candrawati.

Karena itu, Deolipa menyebut kehadirannya di PN Jakarta Selatan, Rabu siang (14/9/2022), agar Hakim memanggil para pihak atas laporan perdatanya itu. Baik wakil dari pihak Polisi dalam hal ini Kabareskrim, dan Rony Palapessy selaku pengacara baru Bharada E.

Lebih jauh Deolipa menyebutkan, dalam sidang pertama memang kita ajukan kepada alamat pengacara baru Bharada Richard Eliezer, namun ternyata tidak datang, karena sudah pindah kantor.

Ia juga menyebutkan, dalam sidang pertama kita juga mengundang Bharada E, tapi tidak datang, kemudian Kabareskrim juga tidak datang.

Akan tetapi sidang kedua  tergugat tidak datang. Kalau pengacara barunya Bharada E,  Ronny Talapessy sudah kita dapat alamatnya, dan sudah kita cantumkan dalam berkas gugatan kita, ungkap Deolipa, tapi tidak datang juga

“Panitra sudah memanggil seminggu kemarin yang bersangkutan. Karena tidak datang kita tunggu sidang berikutnya, kalau tidak datang sidang berikutnya, tetap berjalan tanpa mereka,” papar Deolapia.

Akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menunda jalannya sidang kedua gugatan yang dilayangkan oleh Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin.

Sidang tersebut ditunda karena majelis hakim menyatakan pihak tergugat tidak hadir untuk sidang kedua. Maka sidang ketiga akan dilanjutkan minggu depan, Rabu (21/9/2022).

Igo

55 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tata Liem dan Deolipa Jalani BAP Di Polres Jakarta Selatan Terkait Pelaporan Terhadap Feni Rose Pasal 27

Kam Sep 15 , 2022
RadarBuana.com | Jakarta- Tata Liem Didamping Deolipa datang ke penyidik Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keteranganya di  BAP (Berita Acara Pemeriksaan) atas pelaporan Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara terhadap Feni Rose atas dugaan pencemaran nama baik. Manajer Artis Tata Liem dan pengacara Deolipa dicecar dimintai keterangan dengan puluhan […]

Sponsor