Tata Liem dan Deolipa Jalani BAP Di Polres Jakarta Selatan Terkait Pelaporan Terhadap Feni Rose Pasal 27

RadarBuana.com | Jakarta- Tata Liem Didamping Deolipa datang ke penyidik Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keteranganya di  BAP (Berita Acara Pemeriksaan) atas pelaporan Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara terhadap Feni Rose atas dugaan pencemaran nama baik.

Manajer Artis Tata Liem dan pengacara Deolipa dicecar dimintai keterangan dengan puluhan pernyataan oleh penyidik menyangkut kronologis terjadinya tulisan kemarahan Feni Rose melalui WhatsApp kepada Tata Liem yang dinilai melakukan penghinaan, Rabu (14/9/2022).

Deolipa mengatakan, dirinya dan Tata Liem dimintai keterangannya oleh penyidik terkait laporannya terhadap Feni Rose ke Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Kami hari ini dimintai keterangan oleh penyidik terhadap Feni Rose. Tata Liem sebagai saksi dan saya sebagai pelapor dan saksi.banyak pertanyaan yang diajukan, mulai dari asal usul berkawan dengan Feni rose dalam rangka apa, kenalan dimana, tanya macam macam termasuk wa wa sindiran sindiran mbak Feni Rose terhadap Tata dan kepada saya sudah di BAP,” ungkap Deolipa Yumara didampingi Tata Liem kepada wartawan usai di BAP penyidik, Rabu (14/9/2022l.

“Selanjutnya akan dipanggil Peni Rose sebagai saksi dulu, untuk dididik oleh penyidik mungkin dalam minggu depan mudah mudahan beliau hadir. Sebenarnya kami ada ketersinggungan, tapi kita kan pemaaf. Jadikan kan kita bisa memaafkan Feni Rose, tapi kita kan lagi di blokir, saya dan Tata Liem diblokir sehingga tak bisa komunikasi lagi sampai sekarang. Jadi kalau ketemu Feni Rose maunya apa, apakah marah mata atau minta maaf.kalau minta maaf ya kita maafkan asal tak mengulai perbuatannya kita gampang aja kita maafkan, kita berdamai menggunakan restorative justice. Cuma jangan mengancam ancam lagi, mengancam masa depannya Tata Liem jangan.Mari sama sama bekerja di dunia entertaine,” papar Deolipa.

Ia mengutarakan Tata juga bukan orang baru di dunia intertaine. Tapi Tata dinistakan, dihinakan, dicampakan di carut marut kan, sehingga Tata terombang ambing saat ini seperti perahu tak ada tujuan.

“Saya bukan sedih, tapi kesel,” timpal Tata Liem.

Tata menyebut kekesalannya kepada Feni Rose karena dirinya diancam secara WhatsApp berupa tulisan memblacklist dirinya dan artis artisnya dan saya di salah satu stasiun televisi.

“Itu tidak fair, dia juga mengancam pengacara dengan menuliskan ‘Hai Tata Liem, apa-apaan, tuh, talent lu yang mengaku-ngaku pengacara,'” ungkap Tata Liem dengan nada kesal.

****

Sebelumnya mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara melaporkan Feni Rose ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/8/2022) siang. Presenter acara Rumpi No Secret itu dilaporkan dengan pasal pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dalam laporannya, Deolipa juga membawa barang bukti tangkapan layar di WhatsApp yang dikirimkan Feni kepada Tata Liem. Dalam ucapannya, Feni tampak menuding Deolipa menyebar fitnah.

‘Hai Tata Liem, apa-apaan, tuh, talent lu yang mengaku-ngaku pengacara,'” ujar Deolipa Yumara membacakan tulisan Feni Rose usai membuat laporan di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (29/8/2022) malam lalu.

Mantan kuasa hukum Bharada E itu turut menyertakan barang bukti  tangkapan layar WhatsApp yang diduga milik Feni Rose dan Tata Liem, manajer artis.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan tersebut, Feni Rose diduga menyebut Deolipa sebagai musisi yang hanya berpura-pura menjadi pengacara.

“‘Hai, Tata Liem, apa-apaan tuh talent lu yang mengaku-ngaku pengacara’,” kata Deolipa menirukan percakapan Feni Rose dengan Tata Liem.

Ia juga diduga sebut-sebut, ‘produser terima duit, nama lu sudah blacklist ya, semua artis lu di masa depan di-blacklist. Dasar lu fitnah, sembarangan, itu kan artis lu, lu atur deh’. Itu tulisan Feni Rose melalui dia punya staf yang namanya Sari,” kembali bacakan isi chatingan whatshap Deolipa.

Dalam laporannya ini, Deolipa melaporkan Feni Rose dengan Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 28 Ayat 1 Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE.

Igo

64 Views

adminradar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menuduh Penipu Secara Terbuka, Jessica Iskandar Digugat Steven

Kam Sep 15 , 2022
RadarBuana.com |Jakarta – Dituduh sebagai penipu Christoper Steffanus Budianto alias Steven tak tinggal diam. Dirinya tak terima disebut penipu oleh Jessica Iskandar. Ia pun melalui kuasa hukumnya Darius Situmorang memperkarakan tuduhan yang dilayangkan oleh Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag. ‘Adapun perbuatan yang dinilai melawan hukum tersebut terkait preskon mereka dengan […]

Sponsor