ArtisInfotainmentMusik

Goyang Camila Rasya Getarkan HUT Irau Kampung Sei Bebanir Bangun Ke-37

×

Goyang Camila Rasya Getarkan HUT Irau Kampung Sei Bebanir Bangun Ke-37

Sebarkan artikel ini

RadarBuana.com | Berau – Blantika musik dangdut mengantar langkah Camila Rasya menapaki menuju populer sebagai penyanyi.Meski dilaluinya dengan berbagai ujian dan godaan yang menerpanya.

Cantik seksi dan segudang kemolekan tubuh dimiliki Camila, mengundang hasrat siapapun pria mendekatinya. Itulah Camilia Rasya, dara asal Palembang dan kini tinggal sendiri di Jakarta.

Mendengar suaranya bikin hati ingin selalu dekat dengannya. Apalagi dikatakannya, perlu banyak teman mendukung karirnya sebagai penyanyi.

“Saya beranikan diri ke Jakarta, tanpa banyak teman. Berat banget awalnya eksis di Jakarta,” kenang Camil, Rabu (28/9/2022) disela kemampuannya menggoyang warga Irau Kampung Sei Bebanir, Berau.

Wanita kelahiran Muara Enim Palembang – 12 Mei 1988, mencoba peruntungan kerja di Trans TV sebagai staf HRD selama tiga tahun, membuat Camil akhirnya memiliki banyak teman.

Berbekal jaringan pertemanan, membuat bungsu dari empat bersaudara dari pasangan Hj. Asriyah (alm) dan Haji Rosyad Nawawi, kembali mengembangkan bakat lahirnya sebagai penyanyi. Dari yang tidak dilihat sampai akhirnya dilirik banyak pihak untuk mengundangnya di berbagai event.

“Seperti saat ini saya di Berau, Kalimantan Timur. Luar biasa sambutan masyarakatnya. Warga begitu antusias bergoyang dengan sembilan lagu yang saya nyanyikan,” ujar Camil, saat setelah mengisi acara hari jadi Irau Kampung Sei Bebanir Bangun ke-37.

Kehadiran Camil diacara hari jadi Irau Kampung Sei Bebanir Bangun ke-37, disambut meriah kepala kampung Muhammad Rasatkan dan Madri Pani, SE, selaku ketua DPRD Kabupaten Berau.

Diakui Camil, darah seni dari sang ayah begitu kuat melekat pada dirinya saja. Sementara saudara kandung lainnya berprofesi diluar seni.

Karena itu, Camil tidak berkutat sebagai penyanyi dangdut saja. Berbagai tawaran baik di model, iklan dan syuting sinetron turut dijelajahinya juga.

“Ada kenikmatan tersendiri berprofesi di dunia seni. Jujur mendapatkan uang lebih besar dari kerja kantoran, selain pengorbanannya untuk sukses juga besar sebelum seperti sekarang ini,” tawa Camil pada dirinya jatuh bangun mewujudkan mimpi menjadi penyanyi terkenal.

Baik ditipu atau dibohongin, pernah dialaminya. Sampai akhirnya kini mampu membiayai keluarga, dan membeli kendaraan serta tempat tinggal di Jakarta.

“Menyanyi tetap menjadi prioritas. Saya beruntung 13 lagu saya mendapat sambutan bagus. Seperti lagu dengan Pak Dudung, malah sekarang viral,” ungkap Camil.

Namun satu hal selalu menjadi semangatnya menyanyi, dukungan penggemar tiada henti untuk dirinya. Salah satunya dari Yeskiel Weng, “Saya yakin the Camila pasti ke Berau lagi. Banyak artis sering ke Berau. Tapi tidak sama dengan The Camila. Sekarang mungkin the Camila sudah di Jakarta. Tapi nama The Camila masih menjadi omongan masyarakat. Karena keramahan.

*/Ig

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *