JabodetabekLingkungan

Sampah Masih Berserakan di Berbagai Wilayah Jakarta, Warga Pertanyakan Solusi Konkret Pemprov DKI

×

Sampah Masih Berserakan di Berbagai Wilayah Jakarta, Warga Pertanyakan Solusi Konkret Pemprov DKI

Share this article

Radar Buana | Jakarta — Persoalan sampah di Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi sorotan masyarakat. Di tengah berbagai narasi dan program mengenai penanganan sampah, warga mengaku masih kerap menemukan tumpukan sampah berserakan di sejumlah titik di berbagai wilayah Jakarta.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: sejauh mana penyelesaian persoalan sampah benar-benar dilakukan di lapangan?

Seorang warga Jakarta Selatan berinisial IR menilai, penyelesaian persoalan sampah tidak cukup hanya melalui perubahan istilah, program, maupun penyampaian konsep. Menurutnya, masyarakat membutuhkan langkah nyata yang dapat langsung dirasakan.

“Penyelesaian sampah jangan hanya menjadi permainan kosa kata atau berganti-ganti istilah program. Faktanya, hampir setiap hari kita masih melihat sampah berserakan di berbagai wilayah Jakarta,” ujar IR kepada awak media.

Menurut IR, persoalan tersebut dapat ditemukan di sejumlah lokasi, mulai dari pinggir jalan, kawasan pasar, hingga lingkungan permukiman warga. Keluhan masyarakat juga disebut telah disampaikan melalui berbagai saluran pengaduan, termasuk CRM (Cepat Respon Masyarakat) maupun melalui wakil rakyat.

Namun, warga mempertanyakan mengapa persoalan serupa masih terus terjadi.

“Warga sudah banyak yang mengeluh melalui saluran yang tersedia, termasuk CRM dan menyampaikan aspirasi kepada dewan. Tetapi di lapangan masih ditemukan sampah yang terlambat diangkut atau bahkan menumpuk,” katanya.

IR menilai, penanganan sampah seharusnya menjadi salah satu pekerjaan dasar yang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, keberhasilan kebijakan tidak semata-mata diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, tetapi dari kondisi nyata yang dirasakan masyarakat.

“Apakah kondisi seperti ini yang diinginkan masyarakat? Tentu tidak. Masyarakat membutuhkan kerja konkret dan kerja nyata,” tegasnya.

Ia juga meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian serius mulai dari tingkat pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga jajaran teknis di bawahnya, termasuk dinas terkait dan perangkat wilayah.

Menurutnya, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengangkutan, pengawasan petugas, respons terhadap pengaduan warga, hingga pengelolaan sampah di tingkat kawasan dan permukiman.

“Jangan sampai masyarakat hanya melihat pergantian program dan narasi, sementara persoalan di lapangan masih sama. Gubernur harus memastikan jajaran di bawahnya benar-benar bekerja menyelesaikan masalah,” ujar IR.

IR menambahkan, persoalan sampah yang tidak kunjung mendapatkan penyelesaian konkret dapat menjadi catatan tersendiri bagi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta. Sebab, kebersihan kota merupakan persoalan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat setiap hari.

“Kalau persoalan sampah saja belum mampu ditangani secara konsisten, tentu ini menjadi preseden yang kurang baik untuk langkah pemerintahan ke depan. Masyarakat membutuhkan bukti, bukan sekadar narasi,” pungkasnya.

Warga berharap Pemprov DKI Jakarta tidak berhenti pada slogan dan program di atas kertas, tetapi menghadirkan sistem penanganan sampah yang cepat, terukur, konsisten, dan benar-benar terlihat hasilnya di seluruh wilayah Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *