RadarBuana com | Jakarta – Film Symphony of Love diangkat dari novel yang dirilis bulan Maret 2020, Film ini berlatarbelakang abad 18 dengan alur cerita romantis, Film ini mengisahkan perjuangan tokoh utama wanita sepeninggal ayahnya. Kala itu, persamaan gender belum diakui dan kasta sosial antara bangsawan dan rakyat jelata.
Tokoh utama yang diperankan oleh Vimala Halim mengagumi Raden Saleh, pelukis orientalism yang membawa gaya lukisannya kepada Europe romanticism. Dengan adanya dua Sisi dalam film ini, romantic medan sejarah, penonton merasakan kisah romantis yang bagaikan nyata. Serta merasakan dan dekat keberadaan RadenSaleh tanpa kesan menggurui seperti klise dalam film otobiografi sejarah Penonton akan dimanja dengan gambar-gambar indah khas film period drama/historical romance.
p”Film bengenre histori pada masa itu ditinggal ayahnya, lalu bagaimana dia berjuang hidup disaat waktu itu belum ada persamaan gender antara pria dan wanita, dan ada juga ada kasta sosial dan juga ada permasalan investasi pada waktu itu. tokoh utama dalam film ini pengagum dari Raden Saleh. Jadi ada time line sejarah dalam cerita ini, sesuai temanya ada tokoh-tokoh sejarah dan ada kejadian-kejadian pada jaman itu diangkat dicerita ini,” ungkap Vimala Halim sekaligus Produser Vims Pictures itu, saat Konferensi Pers di Cafe Park Regis Orion Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/12/2021).
Lanjut Vimala, tujuan dari film ini supaya menjadi tontonan juga, ada tambahan wawasan juga.
“Produksi film ini, diproduksi hampir satu tahun, mulai dari persiapan, riset, survey sampai produksi, hampir satu tahun,” jelasnya.
Untuk kesulitan dalam penggarapan film Symphony Of Love ini, Vimala mengaku cukup lumayan sulit.
“Cukup lumayan sulit, karena harus mencari lokasi yang sesuai pada jaman itu. Mulai dari arsitekturnya harus sesuai, detail pada perlengkapannya yang di view pada gambar harus sesuai. Lalu kendala juga karena pandemi juga, kita tidak bisa syuting terus menerus, ada juga kendala mencari pemain waktu itu karena Covid ini sulit,” paparnya.
Syuting pertama dimulai pada April 2021, setelah tidak adanya pembatasan karena pandemi. Film ini dipilih untuk ditayangkan secara digital, karena trend masa kini. Vim Picture Kolaborasi dengan TV Berbayar (TV Kabel) dan platform Kugosky untuk penayangannya. Film ini menarik banyak peminat film dan juga pemerhati dan pembelajar film setelah trailer awal diluncurkan.
“Film Symphony Of Love ini akan ditayangkan tanggal 24 Desember 2021 di Kugosky, ada lima jam tayang, jadi bisa dipilih jam yang cocok, dan ini film durasinya tidak lama, tapi gambarnya padet, jadi penonton dimanjakanlah dengan Scen-scean kita dan tercapai pesannya,” tutup Vimala Halim.
Sam Sonasika sebagai Music Aranger, Vimala Halim sebagi Bintang Utama sekaligus Produser Vims Pictures dan Rifki Insan Sujudi sebagai Head Off Sales Kugosky.
Fhm
Related posts:

Penasaran Aksi Nge DJ Mita The Virgin Hanya Ada Di New Kaliber

Noice Mengadopsi Wawasan dari MoEngage untuk Meningkatkan Pengguna Aktif Harian sebesar 34%

Dianggap Belum Lama Pakai, Mediana Zein Ditetapkan Jalani Rehabilitasi Narkoba

Ry Hyori Curhat Soal HTS di Single “Pacar Pacaran”, Relate Banget Buat Gen Z

Musisi Fiersa Besari Pamit Dari Dunia Hiburan

Erna Santoso Alami Kejadian Mistis Saat Syuting “Terikat Jalan Setan”, Film Horor Lokal yang Sarat ...

Kerja Bareng Maudy Ayunda, Aeris Beaute Ciptakan Produk Alat Kecantikan

Vidio Original Series "My Nerd Girl" Rilis 3 Episode Saat Tayang Perdana 26 Februari 2022

Tingkatkan Kemampuan Dalam Memilih Karya Film, FFWI 2023 Sosialisasi Pedoman Penilaian Dewan Juri







