Radarbuana | Jakarta — Unjuk rasa menolak tunjangan fantastis anggota DPR RI pada Senin (25/8/2025) berakhir ricuh dan anarkis. Kericuhan yang memuncak memaksa aparat kepolisian mengambil tindakan tegas, menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Akibat dari insiden ini, sebanyak 15 orang telah diamankan, termasuk empat pelajar SMA yang mengaku terlibat melalui ajakan di media sosial.
Aksi demonstrasi yang semula berfokus di depan gerbang utama gedung DPR, mulai memanas saat massa dipukul mundur. Alih-alih membubarkan diri, sekelompok demonstran malah bergerak ke bagian belakang kompleks parlemen, tepatnya di area Gerbang Pancasila. Di sanalah aksi anarkis dimulai.
Para pelaku kerusuhan melempari gedung dengan batu, mencopot dan membakar spanduk yang terpasang di pagar, serta mencoret-coret fasilitas publik. Puncak dari tindakan anarkis ini adalah saat massa berhasil mendobrak pintu kecil, menyeret masuk sebuah sepeda motor, lalu membakarnya di dalam area kompleks DPR. Api berkobar besar, memicu kepulan asap hitam yang terlihat dari kejauhan. Pos satpam pun tak luput dari perusakan.
Dampak dan Tanggapan Polisi
Selain kerusakan fasilitas, kericuhan juga menyebabkan korban luka. Sebuah petasan yang diledakkan massa melukai seorang peserta aksi di bagian tangan. Korban segera dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan perawatan.
Melihat situasi yang tidak terkendali, polisi mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata. Tembakan gas air mata berhasil memukul mundur massa hingga ke arah Gelora Bung Karno (GBK), meskipun orator di atas mobil komando tetap berusaha menenangkan massa.
Hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan 15 orang yang diduga menjadi provokator dan pelaku anarkis. Dari jumlah tersebut, empat orang adalah pelajar SMA. Pengakuan mereka cukup mengejutkan; mereka mengaku ikut dalam aksi setelah terpengaruh ajakan yang disebarkan melalui media sosial TikTok, menyoroti bagaimana platform digital menjadi sarana baru untuk mobilisasi massa.
(Igo)
Related posts:

Pentingnya Menjaga Pemilu, Anggota Polsek Tajurhalang Patroli Sambang Metode DDS ke Kantor Panwasca...

Pj Bupati Tinjau Longsor di Kasturi: Tetap Waspada dan Hati-Hati Mengingat Curah Hujan Cukup Tinggi

Lurah Viral!!! Kembangan Selatan Jadi Contoh Kelurahan Kreatif dan Inspiratif Masterpiece Pembangun...

Jelang HUT RI ke-80, Laskar Prabowo 08 Gelar Baksos di Rumah Lansia Atmabrata

Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, PT. KAI Daop 3 Cirebon Bersama BTP Jabar Monitoring...

Setara Institute Sebut Pembatalan Mutasi Letjen Kunto Menguatkan Spekulasi Ada Motif Politik

Kapolri Cek Gladi Bersih Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wapres RI

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap Lima Debt Collector Pelaku Pemerasan Berkedok Penagihan Ut...

Penindakan Parkir Liar di Kembangan, Jakarta Barat Berlanjut: Satu Mobil Diderek






