NasionalPolitik

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Semester I 2026 Capai 81,5 Persen, Penegakan Korupsi Jadi Faktor Utama

×

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Semester I 2026 Capai 81,5 Persen, Penegakan Korupsi Jadi Faktor Utama

Share this article

Radarbuana  | Jakarta – Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto selama Semester I Tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan tingkat kepuasan mencapai 81,5 persen.

Survei tersebut memotret persepsi masyarakat terhadap berbagai aspek pemerintahan, mulai dari penegakan hukum, stabilitas ekonomi nasional, kondisi politik, pola komunikasi Presiden, hingga implementasi sejumlah program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial (Bansos).

Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman, mengatakan tingginya tingkat kepuasan publik tidak terlepas dari penilaian masyarakat terhadap langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Kepercayaan dan kepuasan responden yang tinggi ini menunjukkan bahwa masyarakat menilai Presiden Prabowo mampu memberikan teladan dalam membangun kepercayaan publik melalui tindakan anti korupsi serta menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan,” ujar Dedy Rohman dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).

Survei Libatkan 1.640 Responden di Seluruh Indonesia

Survei IDM dilaksanakan pada 11 hingga 20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pengambilan sampel menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ±2,37 persen.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka yang kemudian diverifikasi secara digital untuk memastikan kualitas dan validitas hasil penelitian.

IDM sendiri merupakan lembaga riset dan konsultan strategis yang bergerak di bidang survei opini publik, analisis kebijakan, serta kajian ekonomi dan geopolitik nasional.

Kepuasan Kinerja Presiden Menembus 81,5 Persen

Dalam hasil survei, 81,5 persen responden mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto selama enam bulan pertama tahun 2026.
Sebaliknya, 11,2 persen responden menyatakan belum puas terhadap kinerja pemerintah, sementara 7,3 persen memilih tidak memberikan jawaban.

Menurut IDM, capaian tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah, terutama dalam sektor penegakan hukum dan pengelolaan ekonomi nasional.

Penegakan Korupsi Dinilai Menjadi Faktor Pendongkrak Kepuasan
Salah satu indikator yang memperoleh apresiasi tertinggi adalah langkah pemerintah dalam penindakan korupsi, khususnya pada program-program prioritas nasional.

Sebanyak 86,7 persen responden mengaku puas terhadap upaya penegakan hukum terhadap dugaan korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta bantuan sosial.

Namun demikian, 10,6 persen responden menyatakan belum puas karena menilai proses penanganannya masih belum sepenuhnya terbuka dan dinilai masih mengandung unsur kepentingan politik.
Sementara 2,7 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.

Menurut IDM, tingginya apresiasi terhadap penegakan hukum menunjukkan masyarakat menginginkan pemerintahan yang konsisten dalam memberantas korupsi, termasuk pada program-program strategis yang menyangkut kepentingan publik.

Stabilitas Ekonomi Dinilai Tetap Terjaga
Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia akibat dinamika geopolitik global, pemerintah juga memperoleh penilaian cukup positif dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sebanyak 65,3 persen responden mengaku puas terhadap kemampuan pemerintah menjaga kondisi ekonomi nasional.

Di sisi lain, 19,8 persen responden mengaku belum puas, sedangkan 14,9 persen memilih tidak memberikan jawaban.

IDM menilai bahwa stabilitas ekonomi masih menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan.
Komunikasi Presiden Masih Menjadi Catatan

Berbeda dengan indikator lainnya, pola komunikasi Presiden Prabowo kepada masyarakat menjadi salah satu aspek yang masih memperoleh perhatian.
Sebanyak 75,3 persen responden mengaku menyukai pola komunikasi Presiden kepada publik.

Namun demikian, 14,8 persen responden mengaku kurang menyukai pola komunikasi tersebut, sementara 9,9 persen memilih tidak memberikan jawaban.

Dalam evaluasinya, IDM menyebut komunikasi publik menjadi salah satu aspek yang masih dapat diperkuat agar penyampaian kebijakan pemerintah lebih mudah dipahami masyarakat.

Mayoritas Responden Nilai Kondisi Ekonomi Masih “Biasa Saja”

Selain mengevaluasi pemerintahan, survei juga memotret persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang mereka rasakan.

Sebanyak 61,4 persen responden menilai kondisi ekonomi keluarga mereka berada dalam kategori biasa atau stabil.
Hanya 10,1 persen responden yang menganggap kondisi ekonomi saat ini baik hingga sangat baik.

Sementara 27,2 persen responden menilai kondisi ekonomi mereka masih buruk hingga sangat buruk.
Sebanyak 1,3 persen responden tidak memberikan jawaban.

Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat kepuasan terhadap pemerintah cukup tinggi, sebagian masyarakat masih merasakan tekanan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
Persepsi Politik Nasional Relatif Stabil
Dalam aspek politik nasional, 36,8 persen responden menilai kondisi politik Indonesia berada pada situasi sedang atau relatif landai.

Sebanyak 35,1 persen menganggap kondisi politik baik hingga sangat baik.
Sementara 24,6 persen responden masih memandang situasi politik kurang baik.
Adapun 3,5 persen responden tidak memberikan jawaban.

Menurut IDM, persepsi tersebut menunjukkan kondisi politik nasional dinilai relatif stabil meskipun masih terdapat dinamika yang menjadi perhatian sebagian masyarakat.
Program Prioritas Presiden Mendapat Dukungan

Survei IDM juga mengukur dukungan masyarakat terhadap sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.
Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program MBG memperoleh dukungan dari 68,4 persen responden.
Namun 29,1 persen responden menyatakan belum setuju, terutama terkait variasi menu makanan yang diberikan.

Sebanyak 2,5 persen tidak memberikan jawaban.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Program KDMP mendapat persetujuan dari 53,5 persen responden.

Sebaliknya, 32,8 persen belum setuju terhadap model bisnis koperasi tersebut, sedangkan 13,7 persen tidak memberikan jawaban.
Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu program dengan tingkat dukungan tertinggi.

Sebanyak 85,6 persen responden menyatakan setuju terhadap keberadaan program tersebut.

Namun 11,8 persen masih mempertanyakan proses rekrutmen peserta didik, sedangkan 2,6 persen tidak menjawab.

Bantuan Sosial (Bansos)

Program bantuan sosial juga memperoleh dukungan yang tinggi.
Sebanyak 81,2 persen responden menyatakan setuju program bansos tetap dilanjutkan.

Sementara 15,6 persen mengkritisi masih adanya persoalan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Sebanyak 3,2 persen responden tidak memberikan jawaban.

Lima Kesimpulan Utama IDM

Berdasarkan seluruh indikator yang diukur, IDM menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih berada pada kategori positif.

Lembaga tersebut mencatat sedikitnya lima faktor utama yang memengaruhi tingginya tingkat kepuasan masyarakat.
Pertama, penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi dinilai menjadi kontributor terbesar dalam membangun kepercayaan publik.

Kedua, kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik global turut meningkatkan apresiasi masyarakat.
Ketiga, komunikasi langsung Presiden kepada masyarakat masih menjadi aspek yang perlu diperkuat agar kebijakan pemerintah dapat dipahami secara lebih luas.

Keempat, setiap program prioritas memiliki dinamika penilaian yang berbeda sesuai pengalaman masyarakat sebagai penerima manfaat.

Kelima, masyarakat cenderung memberikan apresiasi tinggi terhadap program-program yang memberikan manfaat ekonomi secara langsung, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta bantuan sosial.

IDM menilai hasil survei ini menunjukkan bahwa dukungan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih relatif kuat memasuki paruh pertama tahun 2026.

Meski demikian, sejumlah catatan mengenai komunikasi publik, pemerataan manfaat program, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu terus diperhatikan pemerintah agar tingkat kepercayaan masyarakat dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada semester berikutnya. ( ig)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *