Radarbuana. | Jakarta – Industri film laga Indonesia memasuki babak baru yang ambisius. Dalam press conference yang digelar di Jakarta pada 6 November 2025, Uwais Pictures secara resmi meluncurkan official trailer dan poster untuk film Timur. Film ini bukan hanya debut penyutradaraan aktor laga kelas dunia, Iko Uwais, tetapi juga menegaskan ambisi tim produksi untuk menciptakan sinema laga dengan kedalaman drama yang signifikan.
Film Timur dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Desember 2025, didukung penuh oleh Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai mitra strategis.
Debut Sutradara Iko Uwais: Dari Aktor Laga Menjadi Visioner
Iko Uwais, yang dikenal melalui film-film laga internasional, kini mengambil kendali penuh sebagai sutradara dan pemeran utama. Ia menegaskan bahwa Timur adalah perwujudan visi untuk meningkatkan kualitas produksi film laga domestik ke taraf global.
”Ini bukan hanya film laga, tapi juga cerminan perjalanan kami untuk membawa standar baru, menghadirkan action berkelas dengan kualitas produksi bertaraf internasional,” ungkap Iko Uwais.
Peran ganda Iko memungkinkan sinkronisasi sempurna antara visi koreografi aksi khas Uwais Team—yang dikenal presisi dan realistis—dengan kebutuhan naratif film. Dalam trailer resmi yang dirilis, terlihat jelas bahwa Timur menampilkan aksi intensif sekaligus berani mengeksplorasi sisi manusiawi dari tokoh utama, seorang anggota pasukan khusus yang harus menyelamatkan sandera yang diculik oleh Tobias (Arnold Kobogau) dan Frans (Macho Hungan).
Kolaborasi Lintas Genre: Ketika Laga Bertemu Drama
Salah satu elemen kunci yang membedakan Timur adalah kolaborasi di balik layar. Uwais Pictures menggandeng penulis skenario kawakan, Titien Wattimena, yang dikenal melalui karya-karya drama puitis dan mendalam. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen produser untuk menghindari jebakan film laga yang hanya mengandalkan kekerasan visual.
Diproduseri oleh Ryan Santoso dan didukung oleh produser eksekutif termasuk Nagita Slavina, Timur digolongkan dalam genre Drama, Action, Nationalism.
”Saya percaya Iko dan tim Uwais Pictures punya visi yang sangat kuat untuk masa depan film laga Indonesia. Timur bukan hanya tontonan seru, tapi juga langkah penting untuk menunjukkan bahwa karya anak bangsa bisa bersaing di level internasional,” ujar Nagita Slavina, menggarisbawahi pentingnya chemistry antara aksi dan narasi emosional.
Visi Sinema Laga Berhati dan Dukungan BNI
Iko Uwais menyebut Timur sebagai film laga dengan “action yang berkelas dan punya hati.” Ini tercermin dalam visual official poster yang misterius, menampilkan Timur (Iko Uwais) di helikopter yang mengulurkan tangan kepada Apollo (Aufa Assagaf). Visual ini secara implisit menanyakan narasi penebusan dan penyelamatan, jauh dari sekadar adegan baku hantam.
Dukungan finansial dan strategis dari Bank Negara Indonesia (BNI) menggarisbawahi kepercayaan lembaga korporasi terhadap potensi film ini untuk menembus pasar internasional. Keterlibatan BNI memperkuat posisi Timur sebagai proyek skala besar dengan ambisi nasional.
Dengan tim teknis yang solid, termasuk Director of Photography Dimas Imam S, Editor Akhmad Fesdi Anggoro dan Arifin “Cuunk”, serta Music Director Aghi Narottama, Timur siap menjadi tolok ukur baru bagi genre film laga Indonesia di akhir tahun 2025.
(Igo)
Related posts:

Connie Nurlita Gandeng Ndarboy Genk Rilis Single Baru 'Melawan Sepi'

Album Baru "Pun Aku" Milik Iwan Fals Ada Lagu "Patah" Ciptaan Endah Ungu

Rayakan 25 Tahun Berkarya, Andien Umumkan Konser Tunggal Suarasmara

Launching Nagas Ange7's 2020 Full Of Love

Aghniny Haque dan Bastian Steel Ungkap Horor Batin di Balik "Selepas Tahlil": Pengorbanan untuk Kel...

Hana Hanifah Isi Waktu WFH Dekorasi Apartemenya Ada Studio Mini

Film Horor Terbaru "Wanita Ahli Neraka" Menjanjikan Ketegangan Visual Maupun Emosional

Artis Legendaris beri Santunan dan Donasi untuk Anak Yatim Demeriahkan dengan Konser

Donna Dwi Febriola Penuhi Kriteria Bergabung Di Trio Macan







