HukrimJakarta

Wanita Cantik Bingung Dilapor Pejabat ESDM: “Dimana Salahnya?”

×

Wanita Cantik Bingung Dilapor Pejabat ESDM: “Dimana Salahnya?”

Share this article
Anisa Mauludina

Radarbuana |  Jakarta — Gadis cantik bernama Anisa Mauludina (29) mengaku bingung setelah dilaporkan ke Polsek Setiabudi atas tuduhan penipuan dan penggelapan. Pelapornya adalah Irjen Kementerian ESDM Yudiawan Wibisono, pensiunan Polri berpangkat Komjen.

Laporan itu terkait proyek pembuatan baju training senilai Rp174,6 juta. Padahal menurut Anisa, barang sudah dikirim dan pembayaran sudah masuk 2 kali.

” Saya diperiksa penyidik merasa bingung. Dimana salahnya? Apa ada kaitan dengan WA sensitif itu, saya juga tidak tahu,” ujar Anisa kepada awak media di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Senin (6/7).

Anisa membuat MoU langsung dengan Yudiawan. Setelah pesanan jadi dan dikirim, kontrak tiba-tiba diputus sepihak.

Yang memutuskan bukan Yudiawan, melainkan seorang wanita bernama Caca melalui WhatsApp. Alasannya, baju training tidak anti UV.

“Padahal saya punya UV dari pabriknya. Bagaimana mereka bilang tidak UV,” kata Anisa.

Baju berlabel UV memang dirancang menahan radiasi UVA dan UVB agar tidak tembus ke kulit.

Anisa menilai ada kejanggalan. Sebelum barang jadi, Yudiawan sudah mentransfer lebih dari setengah nilai kontrak. Sisa yang belum dibayar tinggal Rp40 juta.

“Kalau saya menipu dan menggelapkan, kenapa uang ditransfer duluan? Seharusnya tunggu pesanan jadi dulu,” tegasnya.

Ia menduga laporan ini bukan murni soal bisnis. Anisa menyebut ada “masalah pribadi” antara dirinya, Caca, dan Yudiawan.

“Saya tidak boleh panggil ‘Pak’, tapi harus ‘Mas’. Isi WA-nya agak sensitif, tidak perlu dijelaskan,” ucap Anisa.

Yudiawan membenarkan telah melaporkan Anisa. Ia berdalih perlu pembuktian di Labfor Polri terkait kandungan UV pada baju tersebut.

“Barang masih diragukan tidak sesuai MoU. Para pegawai tidak mau memakai. Biarkan berproses di polsek dulu,” kata Yudiawan dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).

Saat ditanya soal WA sensitif, Yudiawan memilih bungkam.

Hingga kini kasus masih ditangani Polsek Setiabudi. Polisi menunggu hasil uji laboratorium untuk membuktikan kandungan UV pada baju training tersebut. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *