Radarbuana | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama dalam membangun Indonesia. Pesan persatuan ini disampaikan Kapolri saat menghadiri agenda buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menekankan bahwa tantangan global dan domestik ke depan hanya bisa dihadapi jika seluruh komponen masyarakat, terutama aktivis mahasiswa, bersinergi menjaga nilai persatuan dan kesatuan.
Kapolri menggarisbawahi adanya ikatan historis antara Polri dan PB SEMMI. Ia menyebut kedua institusi ini merupakan “anak kandung” reformasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga amanat konstitusi.
”Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman. Ini adalah amanah UUD hingga reformasi, dan kami akan terus menjalankan amanah tersebut,” tegas Sigit.
Lebih lanjut, Kapolri menyatakan bahwa Polri senantiasa membuka ruang bagi elemen bangsa, khususnya aktivis mahasiswa, untuk memberikan saran dan aspirasi. Hal ini dilakukan guna memastikan Polri tetap bertransformasi menjadi civilian police yang profesional dan responsif terhadap harapan masyarakat sipil.
Di tengah eskalasi konflik global, Kapolri mengajak PB SEMMI untuk mendukung penuh langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia. Ia juga menyoroti pentingnya mendorong kemandirian bangsa agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari).
”Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan hingga ketahanan energi. Seluruh upaya ini hanya bisa tercapai jika kita solid, bersatu padu, dan bergerak bersama,” tuturnya.
Menutup arahannya, Jenderal Sigit mengingatkan para mahasiswa mengenai momentum bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia. Ia berharap generasi muda saat ini, termasuk kader-kader SEMMI, mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi pemimpin masa depan.
”Momentum ini harus dijadikan lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju yang disegani dunia. Kami titipkan harapan ini kepada generasi muda agar terus mempersiapkan diri mengisi posisi kepemimpinan saat Indonesia mencapai masa keemasannya di tahun 2045 nanti,” pungkasnya.
Kegiatan buka bersama ini berlangsung hangat dan menjadi sarana silaturahmi yang mempererat hubungan antara Korps Bhayangkara dengan kelompok aktivis mahasiswa Islam di Indonesia.






