Radarbuana | Kota Cirebon – Guna mewujudkan ekosistem transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan dan berkelanjutan, PT KAI Daerah Operasi 3 Cirebon melakukan upaya intensif dalam meminimalisir potensi bahaya yang dapat terjadi dan mengganggu operasional perjalanan kereta api. Langkah yang dilakukan salah satunya dengan pemeriksaan lintas berjalan kaki oleh jajaran Top Manajemen.
Manajemen Daop 3 Cirebon telah melaksanakan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki dari Stasiun Bangoduwa menuju Stasiun Arjawinangun (13/08) . Hal ini sebagai bagian dari upaya preventif KAI dalam mengidentifikasi potensi risiko serta memastikan infrastruktur dan fasilitas pendukung perjalanan KA tetap dalam kondisi andal.
Kami ingin memastikan setiap perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman dan andal sebagai wujud komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi yang lebih cepat dan ramah lingkungan,” ujar Vice President Daop 3 Corebon Mohamad Arie Fathurrochman. Kamis (14/08/2025).
Dalam pemeriksaan ini, jajaran Manajemen KAI Daop 3 Cirebon memastikan kondisi keandalan prasarana KA dengan melihat langsung kondisi di lintas yang meliputi jalur rel KA, persinyalan, pengecekan fasilitas JPL, kebersihan dan layanan yang ada di stasiun, depo gerbong, resort JJ, resort Sintel, serta kesiapan SDM di setiap lokasi yang dilewati.
Arie menambahkan bahwa selain melakukan pemeriksaan jalur KA, KAI juga menghadirkan pembaruan yang menyentuh seluruh aspek prasarana, mulai dari peremajaan rel, modernisasi wesel, pembaruan sistem sinyal, hingga penerapan teknologi digital yang menggantikan beberapa metode kerja manual, memfokuskan peran teknisi, dan memastikan seluruh proses perawatan mengikuti pedoman teknis resmi regulator. Hal ini menjamin kegiatan di lapangan seragam, efisien, dan akuntabel. Dengan langkah itu, KAI menegaskan tekadnya membangun masa depan transportasi Indonesia melalui inovasi, disiplin, dan fondasi prasarana yang kokoh.
Dengan dilaksanakannya pemeriksaan ini diharapkan kondisi keandalan prasarana di seluruh lintas dapat terjaga serta dapat mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api. Bisnis transportasi pada hakikatnya adalah bisnis keselamatan dan pelayanan, sehingga upaya-upaya KAI untuk memitigasi gangguan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api untuk mendukung konektivitas sehari-hari.
“KAI berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perawatan maupun perbaikan jalur aar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAl senantiasa lancar dan selamat,” pungkas Arie.
(Reporter: Rio)
Related posts:

AKBP M. Fahri Siregar: Sebagai Kapolres Ciko, Sholat Jum’at Saya Wajibkan Bagi Personil Beragama Mu...

Bey Machmudin Buka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024

Dengan Sigap Kanit Lantas Polsek Seltim Bantu Obati Warga Alami Laka Lantas Tunggal

Sertijab Dandim 0620/Kab. Cirebon dari Letkol Inf Sugir Kepada Letkol Inf Faurizal Noerdin

Presiden Kembali Apresiasi Kinerja Polri Dalam Pengamanan Arus Mudik: Polisi Bekerja Tanpa Pamrih

Promo Diskon 25 % Mudik Murah Dengan Kereta Api Cakrabuana dan Gunung Jati, Begini Syarat dan Keten...

PT. KAI Daop 3 Cirebon Edukasi dan Kenang 128 Tahun Napak Tilas Pembangunan Jalur KA

Wakil Walikota Berharap Capaian Level I Penerapan PPKM Pulau Jawa dan Bali bisa dipertahankan

Wali Kota Cirebon Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi Antar Kota Dalam Munas APEKSI VII







