CirebonEkbisPendidikan

Peresmian Mini Café di SMKN 2 Kota Cirebon, Wadah Kreativitas dan Wirausaha Siswa

×

Peresmian Mini Café di SMKN 2 Kota Cirebon, Wadah Kreativitas dan Wirausaha Siswa

Share this article

Radarbuana | Kota Cirebon – SMKN 2 Kota Cirebon terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Pada tahun 2025 ini, sekolah tersebut meresmikan Mini Café sebagai sarana pembelajaran sekaligus wadah pengembangan jiwa kewirausahaan bagi para siswa.

Peresmian mini café berlangsung di lingkungan sekolah (15/08) dengan dihadiri oleh Kepala SMKN 2 Cirebon, jajaran guru, Kepala KCD X Dinas Pendidikan Jawa Barat, serta para siswa. Mini café ini dikelola langsung oleh siswa jurusan Tata Boga (red-kuliner) mulai dari konsep, menu, pelayanan, hingga manajemen keuangan.

Kepala SMKN 2 Cirebon, H. Yayat Hidayat melalui Kepala Prodi Kuliner, Ami Raniyati, menyampaikan bahwa hadirnya mini café merupakan langkah nyata sekolah dalam menyiapkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis di bidang usaha.

“Kami berharap mini café ini menjadi laboratorium wirausaha yang melatih kreativitas, kedisiplinan, dan kemandirian siswa. Selain itu, mini café juga bisa menjadi contoh praktik nyata link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja,” ujarnya. Rabu (20/08/2025).

Selain menyajikan berbagai menu makanan dan minuman hasil kreasi siswa, mini café juga didesain sebagai tempat yang nyaman bagi warga sekolah. Ke depan, fasilitas ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi pusat bisnis sekolah (schoolpreneur) yang memberikan manfaat luas bagi peserta didik.

Dengan adanya mini café ini, SMKN 2 Cirebon menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja, siap wirausaha, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sementara itu Perwakilan Tim Lezaat Cafe & Eaten, Rizal Heriyanto menambahkan bahwasannya hadirnya cafe ini merupakan satu-satunya cafe yang ada di wilayah 3 Cirebon di lingkungan sekolah. Dengan keberadaan Lezaat cafe & Eaten menjadi bagian dari teaching factory bagi siswa/i SMKN 2 sebelum terjun ke industri kuliner dan alternatif kuliner yang ada di Kota Cirebon yang menawarkan harga yang ramah di kantong, juga dijalankan dengan sesuai standar industri kuliner yang profesional (red-barista).

Kepala KCD wilayah X, H. Herman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah, para guru, komite, dan tentunya para siswa yang telah bekerja keras menghadirkan inovasi luar biasa ini. Mini Café ini bukan sekadar tempat berjualan makanan dan minuman, tetapi merupakan laboratorium kewirausahaan yang akan menempa keterampilan, kreativitas, serta jiwa bisnis peserta didik kita.

Sejalan dengan visi Dinas Pendidikan Jawa Barat, yaitu Jabar Juara Lahir Batin melalui Pendidikan yang Berkualitas, hadirnya Mini Café ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan vokasi bukan hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik nyata yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.

Saya berharap Mini Café SMKN 2 Cirebon dapat menjadi wadah pembelajaran yang menyenangkan sekaligus produktif. Di sinilah para siswa belajar bagaimana merencanakan, mengelola, melayani pelanggan, hingga mengatur keuangan usaha. Semua itu adalah bekal penting agar lulusan SMK kita tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja.

Akhirnya, mari kita dukung bersama program-program kreatif seperti ini. Semoga Mini Café ini berkembang, bermanfaat, dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Barat.

(Reporter; Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *