Radarbuana | Jakarta — Suasana hangat memenuhi Kopi Tiam 137 di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, saat peramal tarot ternama Koko Anthoni menggelar sesi ramalan akhir tahun dan awal tahun 2026, Kamis (30/10/2025) malam. Dalam acara yang juga menandai pembukaan resmi Kopi Tiam 137 dan Rumah Tarot, Koko Anthoni memaparkan berbagai prediksi terkait alam, ekonomi, dunia hiburan, hingga politik nasional yang menjadi sorotan.
Acara yang berlangsung santai namun sarat makna itu turut dihadiri oleh kalangan pengusaha dan tokoh spiritual, termasuk Natali, pemilik Kopi Tiam 137, yang juga dikenal sebagai seorang kontraktor sekaligus indigo, serta Subho Melly, tokoh yang disegani di Australia.
Banjir Besar dan Angin Kencang Mengintai Akhir Tahun
Dalam pembacaan tarotnya, Koko Anthoni mengawali dengan prediksi terkait fenomena alam. Ia menyebut bahwa menjelang penghujung 2025, Indonesia berpotensi dilanda banjir besar, terutama di wilayah Pulau Jawa dan DKI Jakarta.
“Kartu tarot menunjukkan air yang meluap deras. Debitnya meningkat karena curah hujan ekstrem. Ini akan berdampak besar secara materi,” ujar Koko Anthoni
Selain banjir, ia juga menyoroti potensi angin kencang di Jawa bagian tengah yang dapat menumbangkan banyak pohon. Ia mengimbau masyarakat agar waspada saat musim hujan, terutama untuk tidak berteduh di bawah pohon.
Namun demikian, Koko Anthoni menegaskan bahwa fenomena alam tersebut bukan “kemarahan” bumi, melainkan akibat dari ulah manusia sendiri.
“Alam tidak marah, tapi manusia harus introspeksi. Ini peringatan agar kita lebih menjaga keseimbangan dan mensyukuri hidup,” pesannya.
Transportasi: Aman di Udara, Waspada di Darat dan Laut
Ramalan berikutnya menyoroti sektor transportasi. Koko Anthoni menyebut moda transportasi udara relatif aman di akhir 2025 hingga awal 2026. Namun, ia memberi peringatan keras terhadap transportasi laut dan darat.
Menurut pembacaannya, laut dalam kondisi “tidak tenang”.
“Bagi yang ingin menyeberang, sebaiknya ditunda kalau tidak mendesak. Akan ada potensi kecelakaan kapal akibat cuaca ekstrem,” jelasnya.
Sementara itu, di jalur darat, ia melihat potensi kecelakaan besar di jalan tol, termasuk insiden bus yang mengalami rem blong di bulan November.
“Ada energi kuat dari kartu yang menunjukkan tabrakan beruntun. Mudah-mudahan tidak terjadi, tapi ini sinyal agar semua berhati-hati di jalan,” ungkapnya.
Ekonomi Nasional: Waktu untuk Bersyukur dan Berhemat
Dalam aspek ekonomi, tarot Koko Anthoni menggambarkan situasi belum stabil menjelang akhir tahun. Ia memprediksi bahwa masyarakat akan menghadapi tekanan finansial, namun tetap ada harapan membaik pada awal 2026.
“Akhir tahun ini tidak baik-baik saja. Tapi awal tahun depan akan mulai pulih. Yang penting, irit dan bersyukur. Sehat lebih utama daripada harta,” tuturnya.
Ia menegaskan tidak ada indikasi sabotase pangan atau kelangkaan stok bahan pokok, namun mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati dalam pengelolaan keuangan dan tidak boros menjelang pergantian tahun.
Dunia Artis: Perceraian, Skandal, dan Kasus Narkoba
Sorotan paling menarik datang dari ramalan dunia hiburan. Koko Anthoni menyebut bahwa akhir 2025 hingga awal 2026 akan menjadi masa “guncangan besar” bagi selebritas Indonesia.
“Banyak artis adem ayem yang tiba-tiba cerai. Perselingkuhan juga meningkat. Ini masa-masa hubungan diuji,” katanya.
Lebih lanjut, ia memprediksi adanya kematian seorang komedian pria yang sudah lama sakit di penghujung tahun, serta kasus narkoba yang melibatkan seorang artis wanita berinisial B pada awal Januari 2026.
“Inisialnya B, wanita, tertangkap karena narkoba. Tidak ada yang menyangka dia menggunakan,” beber Koko Anthoni.
Selain itu, ia melihat fenomena perebutan warisan antar-artis dan meningkatnya tekanan mental di kalangan selebritas yang kehilangan pamor.
“Banyak yang stres karena popularitas menurun. Bahkan sampai melakukan hal-hal di luar akal sehat demi bertahan,” tambahnya.
Politik dan Korupsi: “Permainan Orang Atas”
Menutup sesinya, Koko Anthoni menyinggung dunia politik yang menurutnya “tidak baik-baik saja”. Dari kartu tarotnya, ia melihat gelombang kasus korupsi baru menjelang akhir 2025.
“Akan ada banyak pejabat yang tertangkap KPK di bulan Desember. Mereka sudah diincar dan tinggal menunggu bukti,” ungkapnya.
Ia menyebut politik sebagai permainan “orang atas”, sementara rakyat hanya bisa mengikuti arus kebijakan yang ada.
“Kita tidak bisa berbuat banyak. Tapi setidaknya, bisa menilai dan berdoa agar pemimpin kita tetap amanah,” ujarnya.
—
Kopi Tiam 137: Tempat Nongkrong dan Spiritualitas Baru di Kalideres
Selain sesi ramalan, acara tersebut juga menjadi momentum pembukaan Kopi Tiam 137, kafe baru yang dikembangkan oleh Natali dengan konsep rumah makan rumahan tanpa pengawet dan penuh nilai kesehatan.
“Saya suka masak dan ingin menyediakan tempat yang menyajikan masakan rumahan, sehat, dan nyaman,” ujar Natali.
Kafe ini sekaligus menjadi wadah kegiatan spiritual melalui Rumah Tarot, tempat para pengunjung bisa berkonsultasi dan berbagi energi positif sambil menikmati sajian kuliner.
Dengan gaya khasnya yang santai namun tajam, Koko Anthoni menutup malam dengan pesan reflektif:
“Tarot bukan menakut-nakuti, tapi mengingatkan. Semua yang terjadi adalah cermin agar kita bisa lebih bijak menjalani hidup dan bersyukur kepada Tuhan.”
(Reporter: igo)






