Radarbuana | Jakarta – Film drama romantis yang paling dinantikan tahun ini, “Sampai Titik Terakhirmu,” tidak hanya mengandalkan kisah viral Albi dan Shella serta chemistry kuat dari pemeran utamanya, Arbani Yasiz dan Mawar de Jongh. Lyto Pictures mengungkapkan bahwa kekuatan film yang akan tayang 13 November 2025 ini juga terletak pada jajaran aktor pendukung yang bertalenta, yang akan menghadirkan perspektif mendalam tentang dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dalam menghadapi penyakit mematikan.
Film yang disutradarai oleh Dinna Jasanti dan diangkat dari kisah nyata Shella Selpi Lizah, pejuang kanker ovarium, ini turut dibintangi oleh nama-nama besar seperti Unique Priscilla (sebagai Erna, Ibu Shella), Kiki Narendra (sebagai Didin, Bapak Shella), Yasamin Jasem (sebagai Lidya, Adik Shella), hingga komedian Tika Panggabean dan Onadio Leonardo.
Bukan Hanya Kisah Sepasang Kekasih
Produser Lyto Pictures, Andi Suryanto, dalam keterangan persnya (17/10/2025), menekankan bahwa film ini bertujuan menghormati perjuangan Shella dan kesetiaan Albi, tetapi juga menyoroti peran penting keluarga.
”Kisah Albi dan Shella viral karena ketulusan mereka, tetapi di baliknya ada perjuangan besar yang dilakukan oleh keluarga. Kami ingin menunjukkan bahwa cinta sejati itu juga didukung oleh keberanian orang tua dan saudara yang mendampingi di masa-masa terberat,” jelas Andi.
Peran Unique Priscilla sebagai ibu yang harus melihat putrinya menderita, dan Kiki Narendra sebagai ayah yang tegar, diharapkan mampu menyentuh sisi emosional penonton yang pernah menghadapi ujian keluarga.
Dedikasi Mawar de Jongh: Turunkan Berat Badan Demi Peran
Dalam konferensi pers sebelumnya (8/10/2025), persiapan totalitas para pemain juga menjadi sorotan. Selain Arbani Yasiz yang mendalami karakter Albi langsung dengan sang pemilik kisah, Mawar de Jongh mengungkapkan dedikasi ekstremnya untuk memerankan Shella.
”Aku tahu betapa pentingnya peran ini, ini adalah tanggung jawab besar. Aku benar-benar menyiapkan diri, termasuk dengan menurunkan berat badan hingga 6 kilogram demi mendalami karakter Shella, terutama pada fase-fase perjuangannya melawan penyakit,” ungkap Mawar, yang juga sempat harus menggunakan makeup prostetik untuk menggambarkan efek kemoterapi.
Visual Penuh Simbol Harapan
Selain cerita yang menyentuh, film ini juga menawarkan visual yang kuat. Teaser poster film, yang dirilis pada September lalu, menampilkan Arbani dan Mawar di tengah hamparan bunga matahari. Produser menjelaskan bahwa dominasi warna hijau dan kuning dalam poster bukan sekadar pemanis visual, melainkan melambangkan optimisme dan harapan, layaknya bunga matahari.
“Sampai Titik Terakhirmu” diprediksi akan menjadi film drama yang menguras emosi dan menanamkan pesan tentang kesetiaan tanpa batas, tidak hanya antar pasangan, tetapi juga dalam ikatan keluarga. Film ini akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 November 2025.






