RadarBuana | Jakarta – Kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya, Indosiar kembali dipercaya sebagai Official Broadcaster “Malam Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023” bertema “Budaya Sensor Mandiri, Bangga Karya Anak Bangsa”.
Setelah melalui keputusan hasil dari sebuah proses seleksi yang ketat Malam Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023″ akan ditayangkan pada hari Kamis, 14 September 2023, pukul 19.00 WIB LIVE dari Studio 5 INDOSIAR.
Malam penghargaan terhadap insan perfilman dan pertelevisian Indonesia ini akan dipandu oleh Raffi. Ahmad, Celine Evangelista, dan Ben Kasyafani, serta dimeriahkan sejumlah penyanyi kenamaan tanah air di antaranya, Gigi, Magic 5, Mawar de Jongh, Waode POPA, Selfi Yamma, Lady Rara, Melly Lee, Indy Gunawan, Hari Putra, dr. Ighbal LIDA, dan Wulan Permata

“Kami yakin dengan tim INDOSIAR yang penuh kreativitas, dapat mengemas acara Anugerah Lembaga Sensor Film ini dengan sangat menghibur, sekaligus sarat pesan dan makna, ujar Ketua Lembaga Sensor Film, Rommy Fibri Hardiyanto, Senin (11 September 2023).
Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad mengungkapkan sebuah kehormatan bagi INDOSIAR kembali dipercaya menyelenggarakan. “Anugerah Lembaga Sensor Film 2023” Melanjutkan sukses penyelenggaraan sebelumnya, INDOSIAR akan mengemas program ini dengan kreativitas menarik dan tetap mempertahankan semangat yang ingin dibangun Lembaga Sensor Film yakni menyajikan tayangan yang mencerdaskan sekaligus menghibur.
“Tahun ini, kami siapkan jam tayang di central prime time dengan harapan “Anugerah Lembaga Sensor Film 2023 dapat lebih luas dinikmati keluarga Indonesia,” ujar Harsiwi.
Dalam penyelenggaraan “Anugerah Lembaga Sensor Film 2023 kali ini, Lembaga Sensor Film Republik Indonesia akan memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap insan perfilman dan pertelevisian Indonesia yang terbagi menjadi 20 kategori yakni, Kategori Film Bioskop 13+, Kategori Iklan Komersial Bangga Budaya Bangsa, Kategori TV Peduli Sensor Mandiri, Kategori Film Bioskop Semua Umur, Kategori OTT Peduli Sensor Mandiri, Kategori Film Bioskop 21+, Kategori TV Peduli Dokumenter Indonesia, Kategori Sinetron. Kategori Bioskop Peduli Sensor Mandiri, Kategori TV Peduli Kebudayaan, Kategori TV Peduli Pendidikan, Kategori TV Berita Peduli Nasionalisme Dan Kebangsaan, Kategori Kepala Daerah Peduli Sensor Mandiri, Kategori Film Televisi (FTV), Kategori Rumah Produksi

Menurut Harsiwi acara ini adalah manifestasi murni dari visi dan misi Lembaga Sensor Film (LSF). Ia menegaskan bahwa peran Indosiar dalam acara ini adalah sebagai official broadcaster penyelenggaraan Malam Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023. Indosiar bersifat netral dan tidak memiliki peran yang lebih besar dibandingkan stasiun televisi lainnya. Semua stasiun televisi memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam acara ini.
Ketua LSF, Rommy Fibri Hardiyanto, menambahkan bahwa LSF memberlakukan standar evaluasi yang sama terhadap semua stasiun televisi. Program-program Indosiar dinilai tanpa pandang bulu, sejalan dengan prinsip keadilan dan netralitas.
Rommy Fibri Hardiyanto memaparkan Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023 bertujuan memberikan apresiasi kepada semua pelaku perfilman, industri perfilman, dan eksibitor yang telah taat dalam melaksanakan sensor. Selain itu, acara ini juga menekankan pentingnya pendidikan, budaya, serta pemahaman akan fungsi, tujuan, dan prinsip-prinsip film.
“Bahwa antusiasme para nomine dan penerima apresiasi di Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2021 menjadi inspirasi untuk mengulangi kesuksesan serupa di Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023,” terangnya.
Tema “Budaya Sensor Mandiri, Bangga Karya Anak Bangsa” dipilih untuk mendorong apresiasi terhadap karya-karya film nasional dan mengajak masyarakat untuk lebih menghargai kreativitas anak bangsa dalam dunia perfilman.
Selain apresiasi, pendidikan budaya juga dikedepankan dalam acara ini. LSF menekankan pentingnya pemahaman terhadap fungsi, tujuan, dan prinsip-prinsip film. Rommy Fibri Hardiyanto menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara sensor film dan sinetron, hanya berbeda dalam nama dan tempat penayangan.
Penjurian dan Kriteria Nominasi
Proses penjurian Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023 telah dimulai sejak 1 November 2021 untuk kategori film bioskop, 1 Juli 2021 untuk kategori program televisi dan iklan, serta eksibitor.
Sebagai parameter penting dalam penilaian adalah karya yang telah lulus sensor tanpa revisi atau paling sedikit revisi, serta karya yang mengikuti budaya sensor mandiri dan sesuai dengan klasifikasi usia.
Harsiwi menyebut dengan kembali menjadi official broadcaster penyelenggaraan Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023, Indosiar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan perfilman Indonesia. Acara ini menjadi wadah penting untuk menghargai karya-karya berkelas yang telah membanggakan dunia perfilman tanah air.
(Igo,)
Related posts:

Puncak Perayaan HUT Indosiar ke-27 Bakal Digelar Secara On-air, Online dan Offline

AMI Awards ke-27: Malam Penghargaan Prestisius Berikan 62 Piala untuk Insan Musik Indonesia

Amira Karin Rilis Single Perdana 'Berlalu' Berkisah Cinta yang Hilang

Vivi Kencana Wungu Disibukan Sebagai Youtuber dan Kader Partai, Namun Tetap Membagi Waktu untuk Ana...

'Timur' Tawarkan Formula Baru: Iko Uwais Gandeng Titien Wattimena Untuk Padukan Aksi Brutal dan Dra...

Bikin Penasaran! Bintang "Seharum Cinta Melati" Bongkar Rahasia Dapur Sinetron Terbaru SCTV dalam W...

"Para Pencari Tuhan Jilid 18": Kisah Menginspirasi di Tengah Ramadan, Bang Jack dan Karakter Baru M...

Jirayut dan Halda Meriahkan Malam Puncak HUT ke-34 SCTV XtraOrdinary Tampil Spesial

Barbie Kumalasari Rilis Single Terbaru, Angkat Kisah Cinta dan Babak Baru dalam Perjalanan Karier M...







