RadarBuana | Kota Cirebon – Gelar Aksi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA Negeri 8 Cirebon tahun 2024 dengan tema” Bhineka Tunggal Ika Keragamaan Membuat Istimewa” dan “Hidup berkelanjutan”. Jum’at (11/10/2024).
Kepala SMA Negeri 8 Cirebon, Hj. Dra. Lina Herlina,S,S.Pd,M.Pd melalui Wakasek Humas Siarudin,S.Pd mengaku bangga. Karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik atas kerjasama atau kolaborasi dengan semua guru, staf tata usaha, unsur komite sekolah.
“Kita sudah mempersiapkan untuk penyelenggaraan Aksi P5 ini selama 2 minggu, dan kami bangga karena hasilnya sangat istimewa” ujarnya.
Dalam melaksanakan pameran P5 dengan tema Bhineka Tunggal Ika dan Hidup berkelanjutan, alhamdulilah para siswa/i antusias. Untuk kelas 10 dan kelas 11 serta kelas 12 kami libatkan juga sebagai pemantau untuk mensukseskan gelaran P5 ini.
Untuk kelas 10 tema Hidup berkelanjutan ini dari tahap awal sampai akhir menghasilkan produk yang bisa menjadi bekal suatu saat nanti. Mereka berkreasi dengan memanfaatkan barang-barang bekas, mendaur ulang, dan mengkreasikan barang-barang bernilai ekonomis dan produktif. Setelah lulus bisa berwirausaha karena sudah memiliki pengalaman produksi karya mereka (red-siswa/i).
Kemudian untuk kelas 11 tema bhineka tunggal ika kami coba siswa/i kelas 11 untuk melihat kebudayaan yang ada di Indonesia, baik itu rumah adat, tari tradisional, maupun kuliner khas daerah, bahkan mereka juga memperagakan tari-tarian yang tentu saja lebih mengenal inilah budaya Indonesia yang akhir-akhir ini mulai tergerus dengan budaya korea (red- K-Popnya) dan mereka sekarang lebih tahu tarian tradisional Indonesia. Ternyata tidak kalah dengan budaya K-Pop.
Hasil kreasi ini adalah murni dari para siswa/i dibantu para guru tanpa bantuan dari pihak luar baik karya kebhinekaan maupun hidup berkelanjutan. Adalah hasil karya para siswa/i kami (red- SMAN 8) bisa memberikan karya mereka berupa gelaran satu hari P5 ini.
“Kami berharap, para siswa/i mengenal berbagai budaya yang ada di Indonesia dari mulai tarian, rumah adat, kuliner khas dari daerah yang ada di Indonesia. Sehingga mereka lebih mencintai budaya bangsa Indonesia yang beraneka ragam,” harap Siarudin.
Menurut Siarudin,”Sangatlah penting bagi kita semua, khususnya para siswa untuk memaknai P5 dengan baik dalam praktek penumbuhan karakter, displin, etika keseharian, sikap kemandirian dan tanggungjawab dalam menghadapi tantangan era globalisasi,” pungkasnya.
(Rio)
Related posts:

Tingkatkan Nilai Tambah Sektor Industri dan Perdagangan, Pemkab Cirebon bersama Disperindag Jabar G...

Wali Kota Bersama Forkopinda Gelar Patroli Jam Malam Pelajar dan Razia Miras Secara Edukatif

Pembagian KKS Kelurahan Jagasatru Dimonitoring Bhabin Polsek Seltim Polres Ciko

PT. KAI Daop 3 Cirebon Apresiasi Peran 3 Komunitas Railfans Rela Berlebaran Bersama Penumpang KA

Sat Lantas Polres Cirebon Kota, Dekat dan bersahabat Laksanakan Gatur Pagi dengan Humanis

Peringati Hari Batik Nasional, SMKN 1 Gunungjati Gelar Lomba Hasil Kreativitas Siswa/i

Pj Sekda : Pemusnahan Surat Suara, Komitmen Kami Jaga Kredibilitas Proses Pemilu

Pj Wali Kota Beri Apresiasi 800 Taekwondoin Yang Berpartisipasi Dalam Kejuaraan Cirebon Open 3

Jajaran Forkopinda Lakukan Monitoring SPBU Jelang Lebaran, Pastikan Ketersediaan BBM dan Ketepatan ...







