Radarbuana | Depok – Suara letusan peluru bersahutan di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Depok. Sejak 7 hingga 12 April 2026, Korps Brimob Polri menggelar Brimob X-Treme 2026, sebuah kejuaraan menembak internasional yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Korps Brimob Polri.
Mengusung tajuk “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, ajang ini bukan sekadar perlombaan biasa. Kejuaraan ini menjadi panggung pembuktian transformasi Brimob menuju institusi yang modern, inovatif, dan berdaya saing global. Sebanyak 475 penembak jitu, baik dari kalangan TNI, Polri, hingga masyarakat sipil, berkumpul untuk menguji ketangkasan mereka.
Magnet Penembak Internasional
Kualitas penyelenggaraan Brimob X-Treme tahun ini berhasil menarik perhatian dunia. Tak hanya atlet lokal, penembak profesional dari Malaysia, China, hingga Korea Selatan turut turun gelanggang. Kehadiran peserta mancanegara ini menegaskan bahwa standar kompetisi yang diterapkan Indonesia telah diakui di level internasional.
Kompetisi dirancang secara ekstrem dengan menghadirkan total 20 stage yang menguji segala aspek, mulai dari kecepatan (speed), ketepatan (accuracy), hingga ketahanan mental peserta. Seluruh rangkaian pertandingan berjalan ketat di bawah regulasi IPSC (International Practical Shooting Confederation) untuk menjamin profesionalisme dan keamanan tingkat tinggi.
Variasi Kategori Lomba
Pihak panitia membuka berbagai kategori untuk memastikan semua bakat terakomodasi. Dalam divisi IPSC, terdapat 8 kelas bergengsi seperti Handgun Open, Standard, Classic, hingga Revolver dan PCC Optic.
Sementara itu, untuk kategori Non-IPSC, kompetisi dibagi menjadi kelas Handgun dan PCC Optic baik untuk putra maupun putri. Tidak ketinggalan, kelas Presisi dan Eksekutif 25 Meter juga menjadi primadona bagi peserta individu maupun beregu dari unsur TNI/Polri dan sipil.
Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, menyampaikan bahwa kejuaraan ini adalah refleksi dari keberanian dan pengabdian Korps Brimob selama delapan dekade.
”Brimob X-Treme 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bentuk pembuktian bahwa kemampuan hasil pelatihan personel serta atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia,” tegas Komjen Pol. Ramdani Hidayat.
Ia juga menambahkan bahwa ajang ini bertujuan untuk membangun jejaring internasional serta memperkuat sinergi antara Polri dengan komunitas olahraga menembak secara luas. Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Korps Brimob Polri kian memantapkan posisinya sebagai institusi yang responsif terhadap standar global, sekaligus mencetak bibit-bibit atlet yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.






