RadarBuana | Jakarta – Dalam rangka memperingati ulang tahun Pemuda Pancasila yang ke-65, Sumpah Pemuda ke-96, dan Hari Ibu, PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu menyelenggarakan acara bertajuk Festival Pasar Minggu 2024 yang dibuka oleh Pj. Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin.
“Acara yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 21-22 Desember 2024, di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi mikro melalui pemberdayaan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah) yang semakin terpinggirkan akibat tantangan ekonomi global dan persaingan usaha yang semakin ketat,” ungkap ketua PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu, Musta’in pada 21 Desember 2024 disela kegiatan.

Festival Pasar Minggu 2024: Sebuah Ajang Pemberdayaan Ekonomi dan Nasionalisme
Festival Pasar Minggu 2024 mengangkat tema “Tumbuhkan Jiwa Muda yang Kreatif, Nasionalis dan Ciptakan Persatuan Bangsa”. Tema ini tidak hanya berfokus pada pemajuan ekonomi mikro, tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda serta mempererat persatuan bangsa di tengah beragam perbedaan. Dalam sambutannya, Musta’in, Ketua PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu, menjelaskan bahwa acara ini merupakan upaya untuk membangkitkan semangat berusaha yang lebih militan di kalangan pelaku UMKM dan IKM, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal dalam menghadapi tantangan persaingan yang semakin berat.
“Festival ini adalah langkah nyata untuk mendorong pelaku UMKM dan IKM agar lebih kreatif dan bersemangat dalam menjalankan usaha mereka. Kami ingin menjadikan acara ini sebagai platform bagi mereka untuk memperkenalkan produk mereka dan menggali potensi ekonomi mikro yang luar biasa,” ungkap Musta’in.
Meningkatkan Kesadaran tentang Ekonomi Kreatif dan Kolaborasi
Selain menjadi ajang promosi produk lokal, Festival Pasar Minggu 2024 juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekonomi kreatif. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama festival ini juga dirancang untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.
“Kami berharap festival ini bisa mempererat hubungan antara semua pihak, baik pengusaha, pemerintah, tokoh agama, maupun masyarakat umum. Dengan bekerja sama, kita bisa menghadirkan perubahan signifikan dalam pengembangan sektor UMKM dan IKM yang menjadi pondasi perekonomian Indonesia,” lanjut Musta’in.
Mengangkat Budaya dan Pendidikan Karakter Melalui Pencak Silat
Festival Pasar Minggu 2024 juga tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan pendidikan karakter. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah eksibisi pencak silat, olahraga tradisional yang merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Pencak silat bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
“Kami berharap pencak silat dapat diterapkan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah-sekolah Indonesia, mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Dengan demikian, kita bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak dini,” ujar Musta’in.
Festival ini juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial seperti Gerakan Seribu Yatim, yang sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut. Program ini memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Pasar Minggu dan sekitarnya, sebagai bentuk kepedulian sosial yang tak terpisahkan dari semangat kebersamaan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Festival Pasar Minggu 2024 mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat. Pj. Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, turut hadir dalam pembukaan acara tersebut, didampingi oleh Camat Pasar Minggu, Wakil Camat, serta para lurah di Kecamatan Pasar Minggu. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang kuat terhadap inisiatif pemberdayaan ekonomi yang digagas oleh PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu.
Selain itu, acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta pelaku usaha. Salah satu bentuk dukungan yang terlihat adalah kehadiran Koordinator Baznas Jakarta Selatan, Mohamad Kaffi, dan tokoh-tokoh dari Ikatan Keluarga Madura (Magas Nusantara) dan Ansor. Semua pihak ini berkomitmen untuk menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan yang dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari kegiatan sosial, festival ini juga menyelenggarakan lomba mewarnai untuk anak-anak, dengan tujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat berkompetisi di kalangan generasi muda.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Besar dan Berkelanjutan
Musta’in menyatakan bahwa Festival Pasar Minggu 2024 bukan hanya acara sekali waktu, melainkan diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan bermanfaat. “Kami sudah mendapatkan lampu hijau untuk melanjutkan acara ini di tahun depan. Insya Allah, kami akan berusaha untuk membuatnya lebih besar, lebih menarik, dan lebih berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu berharap agar Festival Pasar Minggu dapat dimasukkan dalam anggaran tahunan pemerintah kota dan mendapat dukungan lebih besar dari berbagai pihak. “Kami ingin festival ini menjadi ikon Pasar Minggu dan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dan IKM di Jakarta Selatan serta sekitarnya,” tambahnya.
Festival yang Menginspirasi Perubahan Positif bagi Ekonomi dan Sosial
Festival Pasar Minggu 2024 bukan sekadar sebuah acara seremonial, tetapi juga merupakan wadah untuk memperkuat sektor ekonomi mikro, mempromosikan budaya lokal, serta menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pelaku UMKM dan IKM, festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan ekonomi lokal di Jakarta Selatan, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat ekonomi bangsa.
[Migo]
Related posts:

Rapat Kerja Dewan Kota Pemkot Jakut Membangun Kolaborasi Pemerintah, Swasta, Ormas dan Masyarakat

Di Hari Pers Nasional Menteri PPN Adakan Webinar Bertema "Optimis dengan Kerja Cerdas, Lekas dan Tu...

Maling Beraksi Jelang Hari Galungan, 10 Babi Warga Anturan Lenyap

Bentuk Keberanian Pengabdiannya, MNN Berikan Penghargaan Kepada Kepala Suku Besar Wamena - Papua

Sambut Hari Musik Nasional, AJV Divisi Hiburan Gelar Diskusi 'Spirit Musik Indonesia'

Wakil Menteri Agama Ingatkan Kampus Islam Swasta se-Indonesia Harus Mampu Mempelajari Memanfaatkan ...

Ketua Bappeda Maros Buka Musrembang Kec.Mandai Dihadiri Bupati Terpilih Chaidir Syam dan Hj Suharti...

Jasaraharja Putera Dukung Penguatan Literasi Keuangan dan Kepemimpinan Generasi Muda

Kabupaten Takalar Launching Rumah Gizi Sebagai Bagian dari Upaya Mengatasi dan Mencegah Stunting







