RadarBuana.com | Singaraja, Bako -Kaget pemandu wisata dolpin Lovina, Desa Kalibukbuk, Singaraja/Bali melihat armada lautnya ( jukung) yang sering digunakan mengangkut wisatawan ketengah lautan tanpa ada mesin tempel.
Peristiwa hilangnya mesin tempel merk Yamaha warna hitam 15 PK dengan total seharga 27.500.000 raib diangkut pencuri, baru di ketahui ketika korban Ketut Sri Adnyana alias Kalong (46) hendak melihat warungnya di pantai Lovina sekaligus mengecek jukung.
Pasalnya sehari penuh membantu keponakannya upacara kawinan, sayang setelah dilihat armada miliknya tanpa terlihat mesin. Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polpar Lovina dan Babinkam Desa Kalibukbuk, Polsek Singaraja
Kemudian tim opsonal seketika mengarah ke TKP di Dermaga Lovina Rabu (19/5) pukul 17.30 Wita.
Hilangnya mesin tempel seharga Rp-27.500.000 juta tersebut, diduga terjadi Selasa (18/5) malam.
Unit Reskrim Polres Buleleng dan Polsek Singaraja masih melakukan lidik atas kejadian hilangnya mesin jukung milik Kalong.
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya,SH seijin Kapolres Buleleng mengatakan tim opsonal telah ke TKP.
“Ya tadi tim opsonal sudah mendatangi TKP di Dermaga Lovina, korban kehilangan mesin tempel 15 PK seharga Rp-27.500.000. Barang tersebut biasa ditaruh pada jukung yang diikat di dermaga.
“Polsek Singaraja masih melakukan lidik atas kasus ini,”jelas Gede Sumarjaya.
Des
Related posts:

Warga Desa Timpuseng Kecamatan Camba Sudah Nikmati BLT Dana Desa Tahap III

PLN Tingkatkan Rasio Desa Berlistrik 61 Miliar, Hadirkan Terang 8 Desa Terpencil di Lampung

Bupati Maros Resmikan Kantor Desa Laiya Kecamatan Cenrana

Kabupaten Lambar Telah Menerima sebanyak 2.440 Dosis Vaksin Sinovac

Kementerian PANRB Berikan Penghargaan Pelayanan Publik Prima Predikat A Kepada Polresta Cirebon

Pimpin Apel Pagi, Kasat Samapta: Selalu Patuhi Prokes dan Selalu Bersih dilingkungan Mako

Jadi lokus Percontohan, Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Berkunjung ke Takalar

Polri Peduli Covid -19, Polsek Tanralili Bakti Sosial

Kasus Rawat Inap Di Rumah Sakit, Aktivasi Isolasi Terpadu Segera Dilakukan







