EkbisJawa Barat

Pembina Koperasi ANAS Mulyadi Dorong Ekspansi ke Sektor Industri untuk Perkuat Kesejahteraan Anggota

×

Pembina Koperasi ANAS Mulyadi Dorong Ekspansi ke Sektor Industri untuk Perkuat Kesejahteraan Anggota

Share this article
Pembina Koperasi ANAS, Mulyadi,./ist

Radarbuana | Majalengka – Koperasi Serba Usaha Agro-Niaga Agung Sejahtera (ANAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan inovasi usaha guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Tidak hanya fokus pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, koperasi yang selama ini dikenal sebagai pendukung petani tersebut kini mulai merambah sektor industri yang dinilai memiliki prospek besar di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri di Majalengka.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Desa Bunga Skulon, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Dari, Oleh, dan Untuk Anggota Mencapai Sejahtera Bersama” itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan arah pengembangan koperasi ke depan.

Pembina Koperasi ANAS, Mulyadi, menegaskan bahwa koperasi harus mampu membaca perkembangan zaman dan menangkap peluang ekonomi baru tanpa meninggalkan sektor pertanian yang selama ini menjadi fondasi utama organisasi.

Menurutnya, pertumbuhan industri di Majalengka menghadirkan kebutuhan baru yang dapat dikelola oleh koperasi untuk memberikan manfaat langsung kepada anggota maupun masyarakat luas.

“Kami melihat Majalengka memiliki potensi yang sangat besar. Banyak pabrik berdiri dan jumlah pekerja terus bertambah. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan koperasi agar dapat menghadirkan layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Mulyadi.

Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan rumah kos atau hunian bagi para pekerja pabrik. Program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal yang semakin meningkat seiring bertambahnya tenaga kerja dari luar daerah yang datang ke Majalengka.

Selain penyediaan hunian, Koperasi ANAS juga akan menghadirkan program layanan keuangan berbasis koperasi yang ditujukan bagi pekerja industri. Melalui program AYO Kaspon, koperasi akan menyediakan dana talang atau pinjaman jangka pendek bagi pekerja yang membutuhkan bantuan keuangan sebelum menerima gaji bulanan.

Menurut Mulyadi, kehadiran program tersebut merupakan bentuk kepedulian koperasi terhadap kebutuhan riil para pekerja sekaligus menjadi alternatif pembiayaan yang lebih aman dan terjangkau.

“ANAS akan menjalankan program AYO Kaspon untuk membantu pekerja-pekerja pabrik yang membutuhkan dana sebelum gajian. Koperasi siap memberikan dukungan agar mereka memiliki akses pembiayaan yang lebih mudah,” katanya.

Meski mulai mengembangkan usaha di sektor industri, Mulyadi memastikan Koperasi ANAS tetap berkomitmen memperkuat program ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Koperasi Barang-Barang Sugih dari Kabupaten Indramayu dalam pengembangan budidaya kedelai.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi kedelai lokal sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Kedua koperasi akan berbagi peran dalam pengembangan budidaya dan distribusi hasil pertanian agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

“Insya Allah dua koperasi ini akan berkolaborasi dalam menjalankan program ketahanan pangan nasional, khususnya komoditas kedelai. Di Indramayu dijalankan bersama Koperasi Barang-Barang Sugih, sementara di Majalengka akan dikelola oleh Koperasi ANAS,” jelasnya.

Mulyadi optimistis kombinasi antara penguatan sektor pertanian, pengembangan usaha pendukung industri, serta layanan keuangan berbasis koperasi akan menjadikan ANAS sebagai model koperasi modern yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

(igo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *