Radarbuana | Kota Cirebon – SMA Negeri 7 Cirebon mencatatkan 158 siswa lulusan tahun ajaran 2024/2025 berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi, meliputi jalur Mandiri, PMDK, dan UTBK. Dari total 380 siswa lulusan tahun 2025, capaian ini menunjukkan adanya penurunan jumlah penerimaan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus guru Bimbingan dan Konseling (BK), Candro Simanjuntak, S.Pd menjelaskan bahwa penurunan tersebut antara lain disebabkan oleh perubahan sistem seleksi masuk PTN. Tahun ini, seleksi melibatkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berfungsi memvalidasi nilai rapor, sehingga tingkat persaingan menjadi semakin ketat.
“Perubahan mekanisme seleksi ini menjadi tantangan bagi sekolah dan siswa. Kami berupaya melakukan evaluasi dan pembenahan agar jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi dapat terus meningkat setiap tahun,” ujarnya, Jumat (29/0/8/2025).
Berdasarkan pendataan, selain 158 siswa yang diterima di PTN, terdapat kurang dari 10 siswa yang melanjutkan ke pendidikan kedinasan, 52 siswa telah bekerja, sementara 170 siswa lainnya masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Candro menambahkan, pihak sekolah menargetkan tingkat penerimaan PTN di kisaran 50–70 persen dari total lulusan pada tahun-tahun mendatang. Upaya pencapaian target tersebut akan dilakukan melalui peningkatan mutu pembelajaran, penguatan bimbingan akademik, serta sinergi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan guru.
“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi dan dunia kerja. Dukungan semua pihak akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.
Dengan komitmen tersebut, SMA Negeri 7 Cirebon bertekad terus meningkatkan kualitas pendidikan dan membimbing siswa agar lebih siap bersaing di dunia akademik maupun profesional.
(Reporter: Rio)






