DKI JakartaHukrim

 Deolipa Yumara Dampingi Pengurus Vihara Tien En Tang Ke Polres Jakarta Selatan Tunjukan Bukti Sertifikat Tanah yang Dipermasalahkan Ahli Waris

×

 Deolipa Yumara Dampingi Pengurus Vihara Tien En Tang Ke Polres Jakarta Selatan Tunjukan Bukti Sertifikat Tanah yang Dipermasalahkan Ahli Waris

Share this article

RadarBuana.com | Jakarta -Deolipa Yumara mendampingi Pengurus Vihara Tien En Tang, Selasa (04/10/2022) mendatangi Polres Jakarta Selatan. Kedatangan pengurus Vihara Tien En  menunjukkan bukti sertifikat tanah yang dipermasalahkan oleh ahli waris kepada awak media.

“Ada di tertulis di beberapa media kalau kita menyerobot. Padahal sertifikat kepemilikan tanah sudah lama ada di pengurus yang mana ahli waris bilang sertifikatnya hilang”, kata Sherly salah satu pengurus Vihara seraya menunjukkan sertifikat asli tanah Vihara.

“Bahkan ahli waris telah membuat sertifikat lain karena mengaku sertifikatnya hilang. Ahli waris diduga telah membuat laporan palsu karena ahli waris mengetahui bahwa sertifikat tanah ada di pengurus”, tambah Sherly.

Sertifikat itu sudah dihibahkan kepada umat tahun 2013”, timpal  Deolipa

“Kita akan melaporkan pelaku penggandaan dokumen yang sudah ada di Polda Metro Jaya”, tegas Deolipa selaku kuasa hukum.

Deolipa mengungkap pelaku pengusiran pengurus Vihara. “Siapa yang melakukan pengusiran?, yang melakukan patut diduga seorang pengacara, Sukowati Pakpahan, pengacara yang membawa preman masuk kedalam dan merebut tempat ibadah tersebut. Nama lengkapnya Sukowati S Pakpahan”, beber Deolipa.

Seperti diberitakan sebelumnya peristiwa kisruh tempat ibadah vihara, karena memperebutkan tanah hibah yang diberikan Amih Widjaya untuk ibadah umat Budha. Namun setelah Amih Widjaya meninggal, salah satu anaknya bernama Lily memperebutkan harta orangtuanya itu.

Almarhum menghibahkan tanah seluas 300 meter pada yayasan. Dan pengurus mendirikan bangunan tiga lantai di atas tanah tersebut, dari sumbangan uang para jamaah Budha.

Namun dalam memperebutkan harta orang tuanya dilakukan dengan tindakan premanisme hingga menimbulkan korban salah satu pengurus.

(Ig)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *