PolitikSumatera Utara

Kinerja Jhon Binsar Ketaren Dinilai Semakin Menonjol, Figur Golkar yang Dipandang Berpeluang Pimpin Binjai atau Langkat

×

Kinerja Jhon Binsar Ketaren Dinilai Semakin Menonjol, Figur Golkar yang Dipandang Berpeluang Pimpin Binjai atau Langkat

Share this article
Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai Golkar, Jhon Binsar A. Ketaren, SKM,

Langkat – Konsistensi Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai Golkar, Jhon Binsar A. Ketaren, SKM, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali terlihat saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Ke-I Tahun Anggaran 2025 di Dusun Sido Mulyo, Desa Suka Rakyat, Kecamatan Bohorok. Bagi banyak warga, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan bukti bahwa wakil rakyat masih hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

Selama menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Langkat, Jhon Binsar Ketaren dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Berbagai persoalan mulai dari pembangunan jalan desa, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kebutuhan dasar masyarakat terus menjadi perhatian yang dibawanya dalam pembahasan di DPRD.

Konsistensi turun ke lapangan melalui reses maupun kunjungan kerja menjadi salah satu kekuatan politik yang melekat pada dirinya. Tidak sedikit masyarakat menilai pola kepemimpinan seperti ini merupakan modal penting bagi seorang calon kepala daerah yang memahami persoalan masyarakat secara langsung, bukan hanya melalui laporan di atas meja.

Dalam setiap pelaksanaan reses, Jhon Binsar menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Pendekatan tersebut dinilai mencerminkan komitmen untuk menjadikan DPRD sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Ditengah dinamika politik menjelang Pilkada mendatang, nama Jhon Binsar Ketaren mulai disebut sebagai salah satu figur potensial yang dapat diperhitungkan, baik untuk memimpin Kota Binjai maupun Kabupaten Langkat. Penilaian tersebut muncul karena kombinasi pengalaman sebagai legislator, kedekatan dengan masyarakat, serta pemahamannya terhadap persoalan pembangunan daerah.

Banyak kalangan menilai seorang kepala daerah tidak cukup hanya memiliki popularitas, tetapi juga harus memiliki pengalaman mengawal anggaran, memahami birokrasi pemerintahan, mampu membangun komunikasi lintas sektor, dan mengerti kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.

Pengalaman Jhon Binsar selama di DPRD dinilai telah memberikan bekal pada aspek-aspek tersebut.
Reses di Kecamatan Bohorok menjadi gambaran bagaimana ia memilih mendengar langsung suara masyarakat mengenai pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan.

Aspirasi tersebut selanjutnya akan dibawa ke forum resmi DPRD untuk diperjuangkan menjadi program pemerintah daerah.
Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai pencalonannya dalam Pilkada, kiprah politik Jhon Binsar Ketaren terus menjadi perhatian publik. Jika mampu mempertahankan konsistensi kinerja, memperluas dukungan masyarakat, dan menghadirkan hasil nyata dari setiap aspirasi yang diperjuangkan, peluangnya untuk bersaing dalam kontestasi politik sebagai calon Wali Kota Binjai maupun calon Bupati Langkat dinilai terbuka.

Pada akhirnya, penilaian terhadap kelayakan seorang pemimpin berada di tangan masyarakat melalui proses demokrasi. Namun, rekam jejak kerja, kedekatan dengan rakyat, serta konsistensi memperjuangkan kepentingan publik akan menjadi ukuran utama dalam menentukan siapa yang layak memperoleh kepercayaan memimpin daerah pada masa mendatang. (Migo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *