Radarbuana | Kota Cirebon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon melaksanakan Panen Raya Kedua di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Selasa (16/09/2025).
Panen kali ini menghasilkan kualitas yang baik dan menjadi bukti nyata dukungan terhadap program Astacita Presiden serta selaras 13 program akselerasi Menteri Hukum dan HAM khususnya di bidang pemasyarakatan, terutama terkait ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnaeli menyampaikan bahwa seluruh lahan yang ada, baik di samping kantor maupun di belakang, dimanfaatkan secara maksimal sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia. Pemanfaatan lahan ini menjadi wujud nyata kontribusi Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Selain panen padi, kegiatan juga dirangkaikan dengan ekspor perdana coir net hasil kerja sama antara Lapas Kelas I Cirebon dan Choir Net Indonesia ke Korea Selatan. Produk ini (red-anyaman dari sabut kelapa yang ramah lingkungan) tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat luas, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang kelak akan kembali ke tengah masyarakat.
Pada hari yang sama, turut diresmikan Galeri Kesambi sebagai wadah hasil karya warga binaan, serta Rumah Doa sebagai fasilitas pembinaan rohani. Keduanya diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan yang menyeluruh, baik dalam bidang keterampilan maupun spiritual.
Keterlibatan WBP dalam panen raya dilakukan melalui proses asesmen ketat, baik administratif maupun substantif. Hal ini memastikan bahwa mereka yang terlibat telah memenuhi persyaratan untuk dapat mengikuti kegiatan di luar. Selain itu, sebagian hasil panen juga akan disalurkan kepada masyarakat sekitar melalui program bakti sosial, sebagai implementasi nyata kepedulian Kementerian Hukum dan HAM di bidang pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Nanank Syamsudin menyampaikan harapannya agar kegiatan positif ini dapat terus berlanjut. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang. Panen raya, ekspor coir net, serta pembinaan melalui galeri dan rumah doa semoga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Lapas yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi warga binaan maupun masyarakat. Kami juga berharap dukungan dari semua pihak terus mengalir, agar program ketahanan pangan, pemberdayaan warga binaan, dan kegiatan sosial dapat berjalan berkesinambungan,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, Lapas Kelas I Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi pembinaan warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas serta pembangunan bangsa.
(Reporter: Rio)
Related posts:

Valentine Night with HIVI! di Movenpick Hotel Jakarta: Merayakan Cinta dengan Musik Berkualitas

Jelang Libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek, PT. KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 18.742 Tiket KA

Seni Tarling Cerbonan Meriahkan Stasiun Cirebon, Upaya KAI Daop 3 Lestarikan Budaya Lokal

Lomba Tarik Lokomotif Jadi Daya Tarik HUT ke-80 KAI Daop 3 Cirebon

Polres Cirebon Kota Gelar Giat Ops Yustisi Pengawasan Prokes Pada Masa PPKM Level

Kapolres Cirebon Kota, Laksanakan Giat Gerakan Door to Door Vaksinasi Lansia

Personil Polres Cirebon Kota eks Brimob, Potong Tumpeng Syukuran HUT ke-76 Korps Brimob

Program Kemensos Komunitas Adat Terpencil (KAT) Terus Menuai Sorotan. Kejari Maros Diminta Usut Sam...







