RadarBuana| Jakarta – Menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab semua warga negara. Tanpa kamtibmas yang kondusif, pembangunan dan keutuhan negara akan terganggu.
Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Jagakarsa,H.Abd Rokib Kiman bersama pengurus berkumpul di sekretariat sektor di Aselih, Cipedak, Jakarta Selatan. Rabu (31/1/2024).
Mereka tengah menikmati kopi dan cemilan sambil bercengkerama.Di tengah obrolan, seorang anggota Pokdarkamtibmas, mengangkat topik tentang bela negara.
“Bela negara itu adalah sikap dan tindakan warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada tanah air, sadar akan hak dan kewajibannya, serta rela berkorban untuk mempertahankan keutuhan, kedaulatan, dan kemerdekaan negara.”Wan Rokib dalam pembuka obrolan.
kamtibmas adalah salah satu pilar penting dalam keutuhan dan kedaulatan negara. Kamtibmas yang kondusif akan menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga negara untuk menjalankan kehidupannya. Sebaliknya, kamtibmas yang terganggu akan menghambat pembangunan dan mengancam keutuhan negara.
Masdjo Arifin menambahkan bela negara merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dalam upaya bela negara.
“Dengan menjaga Kamtibmas dan meningkatkan kesadaran bela negara masyarakat, kita dapat menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.” tegasnya.
[]
Related posts:

Dititik Cibiran Akan Kemampuan Vokalnya, Barbie Kumalasari Buktikan dengan 'Wanita Luar Biasa’

TNI-Polri Dirikan Dapur Umum Distribusikan Makanan Siap Saji Untuk Masyarakat

Bendesa Adat Ambengan Jadi Tersangka

Pj Sekda: Diklat Pemadam 1 Guna Meningkatkan Keterampilan Teknis Para Petugas Pemadam Kebakaran

Bila Bangunan Kos Kosan Tanpa IMB Bisa Dibangun, Siapa Yang Tanggung Jawab ?

Kapolri Bersama Panglima TNI Tinjau Posko Penyekatan Merak-Bakauheni

Abd Rauf Target Gowa Masuk 3 Besar Pada Porseni PGRI di Soppeng

Survei IDM, Saat Ini Kinerja Kejagung Miliki Perbaikan Dalam Penegakan Hukum

Kantor Wali Kota Jakarta Selatan Tutup 3 Hari, Setelah Covid 19 Menyerang Pegawainya







