RadarBuana | Singaraja –Kabarnya penyakit Meningitis yang belakangan ini marak menghantui masyarakat di Buleleng ternyata isu tersebut sengaja di lempar oknum pejabat yang elektabilitas mulai menurun dikancah perpolitikan menjelang pemilu 2024.
Penyakit Meningitis katanya disebabkan dari mengkonsumsi daging atau darah mentah hasil potong hewan ternak babi jenis sadel beck dan lainya yang merupakan pakan poral, isu tersebut akan membunuh pariwisata Bali dan mematikan para peternak.
Semestinya pemerintah mengaktifkan atau memaksimalkan adanya RPH(rumah potong hewan) menjelang hari raya Idul adha.
Investigasi tim media dilapangan sejak isu tersebut beredar liar, dari berbagai sumber seperti salah satu orang medis RSUD Singaraja yang digali informasinya kendati dirinya enggan disebut namanya namun secara pasti penyakit Meningitis tidak ada tercatat di Buleleng kendati provenai Bali terlibat dalam pencegahan, bahkan orang yang di duga terjangkit bukan orang asli Buleleng melainkan dari luar Bali yang sengaja minta pengobatan ,”di Buleleng tidak ada tercatat, tapi pihak provensi sudah mengambil langkah pencegahan,”singkatnya
Penyakit dugaan ini sama hanya dengan covid 19 yang melanda menghantui masyarakat 2 tahun lalu dan secara pertumbuhan ekonomi Bali alami sangat mines, banyak orang diduga di covidkan untuk merelaisasi anggaran pemerintah begitu juga bisa saat ini dugaan penyakit Meningitis menjadi tren topik. DPR RI Kariyasa menyarankan masyarakat Bali khususnya tidak mengkonsumsi daging mentah seperti lawar babi dari bahan mentah.
”Disinyalir penyebabnya makanan mentah, kita harapkan masyarakan yang membeli daging babi atau memiliki upacara keagaman untuk sementara menghindari konsumsinya yang mentah guna menjaga kesehatan,”kata Kariyasa Minggu (10/6/2023).
(*/ds)
Related posts:

Pemerintah Desa Kemang Kabupaten Bogor Jalankan Program SDGs 2021

Kopassus Bagikan Sembako ke Yayasan Yatim Piatu dan Warga di Galuga Bogor

Pelaku Pembuat Rapid Tes Antigen Palsu di Maros Ditangkap Polisi

Masyarakat Kecewa Kinerja Kepala Kejari Takalar

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata Dibunuh 9 Orang Pelaku

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Serentak dan Dialog Virtual dengan Kapolri

Bupati Lampung Barat Parosil Tinjau Posko PPKMBupati Lampung Barat Parosil Tinjau Posko PPKM Mikro...

Kerama Adat Cempaga Buleleng Pentaskan Tarian Sakral

Ketua TP PKK Kabupaten Maros Hadiri Gerakan Edukasi Pernikahan Kesejahteraan Anak Sulsel







