RadarBuana.com | Jakarta – Jajaran pimpinan PPI Dunia Kabinet Cendekia Apik bersilaturahmi dengan Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D di kawasan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022).
Pertemuan ini membahas tentang peran Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia di kancah internasional dan nasional.
Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi menyampiakan bahwa anggota PPI Dunia saat ini tersebar di 60 negara seluruh dunia dan akan bertambah dua negara lagi pada saat penetapan kongres PPI Dunia nanti. Dengan beranggotakan lebih dari 120 ribu pelajar di luar negeri, ini adalah potensi yang luar biasa dari berbagai macam multidisiplin ilmu yang sedang dipelajarinya. Faruq menambahkan bahwa saat ini ada beberapa pengurus PPI yang sedang melakukan riset tentang nuklir, pengembangan vaksin, kedokteran, hingga artificial intelligent (AI).

“Jika melihat potensi besar ini dan dapat dikelola secara benar, saya yakin anggota PPI ini akan mampu memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan bangsa serta membersamai Indonesia Emas 2045,” ujar Faruq yang merupakan kandidat doktor perencanaan wilayah dan kota dari University of South Australia, Adelaide.
Faruq juga menjelaskan untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045 bukanlah hal yang mudah. Menurut alumni Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2004 ini, dibutuhkan kolaborasi oleh semua elemen pentahelix. Apalagi dengan melihat tantangan geopolitik internasional seperti perang Rusia Ukraina, persoalan Laut Cina Selatan, hingga perselisihan Tiongkok-Taiwan.
“Dengan kondisi geopolitik Internasional yang sulit ditebak, pelajar Indonesia di luar negeri harus bisa berperan selain sebagai duta bangsa juga sebagai nation’s first line of defence,” terang Faruq.
Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Andika Perkasa menyampaikan anggota PPI adalah pelajar yang sangat beruntung bisa melanjutkan studi di luar negeri karena tidak semua orang bisa melanjutkan studi di mancanegara. Oleh karenanya, Andika berpesan agar pelajar Indonesia di luar negeri berperan penting dalam pembangunan sesuai dengan ilmu yang dimilikinya.
“Melihat potensi yang luar biasa dari anggota PPI di luar negeri ini, saya sangat mendukung potensi tersebut bisa dikontribusikan untuk pembangunan Indonesia.
**/red
Related posts:

SEVIMA Bagikan Kiat Sukses Agar Kampus Swasta Mampu Raih Kembali Kepercayaan Masyarakat, Ada 3 Tip

Revisi UU ASN Masuk Prolegnas, DPR Diharapkan Serius

Launching BOS, Kapolri: Bhabinkamtibmas Informasi Awal kepada Masyarakat

Calon Tunggal Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar Diungkap Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim

Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Wisuda Akpol dan Akademi TNI, Lulus Latihan Dasar

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Haji 2025 Berakhir, Menag Umumkan Formula Sukses "5BPH" dan Capaian Luar Biasa

DPR Menilai Kampung Tangguh Narkoba Ide Cerdas Kapolri Sebagai Pertahanan Peredaran Gelap Narkoba

Dualisme PGRI Berlanjut, Waketua LKBH PB PGRI Minta Menteri Hukum Ambil Peran Mediasi







