RadarBuana | Singaraja –Upaya membangkitkan seni yang dimiliki para pemuda Anturan terus digalang oleh Bendesa Adat. Hari Raya Nyepi Caka 1946 menjadi momentum indah dikalangan pemuda Anturan kendati secara kelompok dalam merangkai seni ogoh-ogoh sangat kewalahan dalam menggalang anggaran supaya betul-betul terbentuk rupa sosok sang bhuta kala.
Pada penyambutan Hari Raya Nyepi Caka 1946 tanggal 10/3/2024 puluhan ogoh-ogoh seni pemuda Anturan akan mengiringi jalanya pecaruan di catus pata Desa Adat Anturan pada pukul 18.00 wita namun sebelumnya Desa Adat Anturan Ketut Mangku bersama prajuru akan memberikan para pengiring ogoh-ogoh untuk melakukan atraksi sesuai tema yang dibawakan sang bhuta kala. Ada beberapa titik lokasi atraksi antara lain 1),di jembatan Banjar Munduk, 2),di depan pasar Desa Anturan.3) Catus Pada desa depan LPD,4) Pasar Anyar Desa Anturan,.
Bagi ogoh-ogoh yang tidak ber atraksi, akan digiring langsung ke arah utara menuju kuburan desa, nah jalan-jalan desa Anturan akan penuh dengan keramian untuk itu Desa Adat Anturan mengerahkan prajuru seperti Pecalang,Linmas,Bakamda,Bhabinkam dan Babinsa.
Rapat prajuru adat dan dinas pun telah di gelar untuk menyamakan persepsi sehingga Desa Anturan aman seperti tahun sebelumnya, menurut Bendesa Adat Anturan Ketut Mangku saat memberikan arahan (10/3/2024) kepada seluruh pelaku seni untuk menjaga tetap tradisi dan seni merangkai ogoh-ogoh,” Kami sangat bangga kepada anak muda Anturan dalam merangkai seni, nantinya seni ini akan terus kami jaga dengan baik sehingga kedepan bisa tumbuh kembang dan dapat diwariskan. Walaupun saat ini belum bisa kami adakan lomba tetapi kami dan prajuru adat akan berusaha memberikan suport dan motivasi sehingga apa yang dibuat tidak menyurutkan semangat sebagai pelaku seni.”kata Ketut Mangku.
Untuk diketahui, para pelaku seni ogoh-ogoh yang dimiliki pemuda Anturan sudah mendapat penilaian ditingkat Kabupaten Buleleng dan sungguh mengagumkan meraih juara I diraih STT. Catur Yoga, Desa Adat Anturan dengan judul Detya Manaru pada (7/4/2022).
“Dua tahun lalu STT. Catur Yoga Anturan sempat mendapat juara 1 tingkat Kabupaten untuk itu kita jaga betul seni-seni anak muda kami,’terang Ketut Mangku
Ketut Mangku berharap, parada ogoh-ogoh berjalan tertib aman tanpa terjadi gesekan manakala masyarakat dalam melaksanakan parada, pasalanya sangat di maklumi kecapekan para anak muda sudah tentu menanti mulai dari pembukaan sampai atraksi di empat titik dan tentu memakan waktu panjang dari pukul 16.00 s/d 20.00 wita sesuai limit waktu atraksi ditentukan,” Kami sangat berharap para pengarak ogoh-ogoh bergerak berjalan sesuai rencana mengingat waktu 5 jam sudah tentu akan capek dan kecapekan ini perlu dilakukan kesabaran paraga berjalan aman tertib, untuk Sipeng atau Nyepi Caka 1946 pada 11 /3/2024 warga tidak boleh keluar mari jaga adat istiadat kita dalam melaksanakan catur brata Nyepi “terang Ketut Mangku.
(dm)
Related posts:

Hari Kedua Kapolsek Panyingkiran Bersama Camat Monitor Pendistribusian Bansos Tunai Kementrian Pert...

Kapolres Karangasem AKBP Suartini Pimpin Patroli Antisipasi Radikalis Jalur Laut

Pemasangan Tiang Internet di Gowa Tak Berizin, TIB Rekomendasikan Hentikan Pemasangan

Kemendagri Mendorong Percepatan Pengalihan P3D Bidang Pendidikan di Wilayah Papua

APKASI Fasilitas Pertemuan Kepala Daerah dan Kementerian untuk Bahas Nasib Tenaga Honorer

Upaya Tingkatkan Kemampuan Satpam, Polsek Moncongloe Lakukan Pembinaan dan Pelatihan

Wamendagri Ingatkan Pemerintah Daerah dan Desa Agar Berperan Penting dalam Transformasi Digital Eko...

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Forkopimda Adakan Pertemuan Dengan Kemenag dan MUI Maros

Sat Lantas Polres Maros, Gencar Sosialisasi Undang-Udang No.22 Tahun 2009







