Jakarta, RadarBuana.com- Pada hari keempat pelaksnaan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan peninjauan di kawasan perkantoran dan mal, yaitu di Gedung Perkantoran Wisma Mulia, Kuningan, Jakarta Selatan, serta di Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (17/9/2020).
Peninjauan bersama Wakil Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Sahat Parulian, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta l, Sabdo Kurnianto. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menerapkan protokol kesehatan selama masa PSBB.
Usai peninjauan, Wagub Ariza mengapresiasi upaya pengelola yang telah menyiapkan tim gugus tugas COVID-19 dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, setiap perkantoran harus memastikan sarana prasarana pendukung, yakni wastafel cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, serta kode QR dalam pembantuan arus lalu lintas.
“Kami minta tidak boleh melebihi dari 25 persen jumlah pekerja di setiap perkantoran yang dapat beroperasi. Bahkan kami bisa tahu cuma tujuh persen yang beroperasi, sehingga kami terima kasih pada pengelola yang mendukung program pemerintah agar semaksimal mungkin terjalankan PSBB ini,” ujar Wagub Ariza.
Lebih lanjut, Wagub Ariza mengimbau penerapan protokol yang sudah berjalan akan terus dilakukan secara tertib. Pemprov DKI secara berkala akan menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan.
“Mudah-mudahan ini tidak hanya satu, dua, atau tiga hari. Tapi selama dua minggu dan ke dalam semua bisa disiplin, bisa disiplin. Kami akan mengecek juga, di mal, pasar secara rutin dan berkala. Ada lebih dari 6.000 petugas tambahan dari TNI / Polri setiap hari melakukan pengawasan, 5.000 petugas Satpol PP dan lebih dari 5.000 ASN kami Pemprov DKI setiap hari dari Senin sampai Minggu, pagi, siang, bahkan sampai malam keliling, “terang Wagub Ariza.
Untuk itu Wagub Ariza mengharapkan kesadaran masyarakat DKI Jakarta agar lebih disiplin mematuhi peraturan dalam mendukung program PSBB berjalan lancar.
“Ini soal kemanusiaan, butuh kesadaran kita bersama, kesungguhan kita melihat ini. Kita juga lihat berapa banyak saudara kita, keluara kita yang terpapar, bahkan meninggal. Maka jangan menunggu ada musibah baru kita sadar. Sekali lagi, COVID itu ada di antara kita, bahkan mungkin ada di tubuh kita, “tandas Wagub Ariza.Tajuli
Related posts:

PWI Jaya Peduli Hadir Dalam Penanggulangan Virus Corona: Salurkan Paket Sembako untuk Warga Miskin ...

Syukuran HUT ke 73 Polda Metro, Irjen Fadil Minta Jajarannya Layani Masyarakat Dengan Tulus

Bersama Dandim 0503/JB, Walikota Jakbar Kunjungi Tempat Penampungan Sementara PMKS

Kacab BPJS Kesehatan Jakarta Barat: Program Relaksasi Tunggakan Memberikan Keringanan Pembayaran Tu...

Layanan SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Hari Ini, Sabtu 23 Januari 2021

Bangunan Tanpa IMB Ini Ada di Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat

Hobby Mengganja, Selebgram SS Berurusan Dengan Polisi

Taati Aturan, Pengusaha Cafe di Jakbar Langsung Tutup Sementara

Residivis Begal Sadis Digulung Polsek Tambora






