RadarBuana.com | Singaraja- Pencuri semakin merajalela di Desa Kalisada, membuat warga menjadi geram terhadap ulah pencuri yang sering menyatroni kampung mereka beberapa hari kebelakang.
Warga Desa Kalisada, Kecamatan Seririt pun akhirnya menangkap pelaku Ketut Ardana alias Kepang (39) yang sering mencuri bibit babi Minggu (2/5) pukul 21.40 Wita,
Pelaku Ardana/Kepang merupakan residivis asal dari Banjar Dinas Tengah Desa Lokapaksa. Kepang sering menyatroni kandang-kandang warga yang terdapat bibit babi dan menjualnya ke tempat lain.
Kepang ditangkap Putu Kari Sastrawan (33) bersama kawan-kawan setelah di intip perjalananya dan di giring ke Balai Dusun. Puluhan warga pun memberikan bogem mentah ke muka Kepang, tangan patah, mulut keluar darah dan ditelanjangi massa Kalisada.
“Dengan pernah terjadinya beberapa pencurian tersebut tokoh masyarakat berinisiatif mengajak beberapa warga masyarakat untuk melakukan patroli siskamling di beberapa titik kemudian saat ronda di lihat seseorang yang mencurigakan berjalan mengendap-endap menuju kandang babi,”ujar warga.
Pelaku Kepang sangat cerdik, dilihat ada lampu senter menyala dari arah timur, akhirnya pencuri tersebut bersembunyi di pematang sawah dengan cara menutup dirinya dengan jerami dan kemudian di bekuk Sastrawan dengan cara mengendap-endap.
Pelaku diserahkan kepada Bhabinkam Desa Kalisada dan diborgol untuk diserahkan ke mapolsek Seririt.
Dari keterangan Kepang, yang saking banyaknya melakukan pencurian hingga lupa jumlah babi yang di ambilnya.
Dikorek kembali, 6 TPK disatroni dengan cara menggunakan minyak oles jampi-jampi agar babi saat diambil tidak bersuara.
Kapolsek Seririt, Kompol Gede Juli di konfirmasi Fakta diruang kerjanya Senin (3/5) seijin Kapolres mengungkapkan,
“Tadi malam benar anggota amankan pelaku, yang sebelumnya ditangkap warga sekitar dan diserahkan ke Polsek Seririt. Ada 6 TKP yang diakui pelaku ini, dan kami masih lakukan pengembangan, saat ini masih belum bisa diminta keterangan masih dalam perawatan,”ujar Kompol Juli.
Kompol Juli lebih terang menjelaskan residivis Kepang,”saking lupa jumlahnya babi yang dicuri, pelaku ini jika keluar diantar disuatu tempat kemudian pelaku menyuruh nanti istrinya yang jemput kembali, karena yang bersangkutan tidak bisa mengendarai motor,”jelas Kompol Juli.
Kepang menjalankan aksi tersebut sambil menjadi belandang judi antara Kaliasem, Kalibukbuk, setelah malam melancarkan aksi tersebut. des
Related posts:

Kabid Humas Polda Banten Berikan Imbauan Serta Bagikan Masker dan Sembako

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Tiga Pilar Desa Minasa Baji Lakukan Isolasi Mandiri

Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Kapolsek dan Kasat se-Jatim

Ratusan Warga Kecamatan Bontoa Terima Bansos PKH dan BST, Beras Terlambat Datang Warga Kecewa

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Polres Maros Sulap Gedung Pelayanan Jadi Lebih Nyaman

Kapolda Banten Minta Surat Ijin Berlayar Kapal Feri Dipercepat untuk Atasi Kemacetan di Pelabuhan M...

Ditlantas Polda Jatim Tambah Pasukan di Titik Rawan Kemacetan Antisipasi Arus Balik

Gelar Cipta Kondisi Cegah Kejahatan Jalanan, Polsek Majalengka Kota Amankan Puluhan Botol Miras

Bupati Lambar Parosil Berdialog Serap Aspirasi ASN







