RadarBuana.com | Maros –– Dimasa PPKM, dan mengganasnya Kembali covid 19, Kementerian sosial Kembali salurkan Bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana non alam ini.
Sebanyak 894 KK terbagi 7 desa satu kelurahan keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan BST. Bantuan beras sebanyak 10kg per KK dan uang tunai.berlangsung dilapangan sepak bola Bontoa, Rabu (28/7/2021)
Andi Armansyah camat Bontoa yang datang langsung memantau penyaluran di lapangan Bontoa, mengatakan, kalau pihak pemerintah kecamatan sangat bersyukur dengan adanya’ bantuan ini.
Menurutnya, bantuan berupa beras dan uang tunai sangat membantu masyarakat, pasalnya hingga saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir, akibatnya mempengaruhi perputaran perekonomian masyarakat.
“Dengan adanya bantuan ini, diharap masyarakat penerima manfaat, agar bijak membelanjakan uangnya,” jelasnya
Sementara itu Abdul Rahim supervisor dinas sosial kecamatan Bontoa menjelaskan, kalau penyaluran bantuan PKH dan BST bagi warga, metodenya sedikit agagk berbeda karena selain mereka terima dana tunai juga menerima beras.
Namun, lanjut Rahim, sayangnya dropin beras dari Bulog agak terlambat, sehingga titik penyaluran beras diserahkan ke kantor desa masing-masing. Menurutnya seharusnya beras sudah standby dari pagi, dropin beras baru datang sekitar pukul 14.30 Wita.
“Seharusnya penyaluran beras dan uang tunai di tendemkan sekali gus, tapi beras datang terlambat dari Bulog, jadi terpaksa berasnya diserhakan ke kantor desa masing, soalnya masyarakat sudah banyak yang pulang, terpaksa kita kerja dua kali kalau begini,” papar Rahim.
Hal senada juga di ungkapkan Husain TKSK kecamatan Bontoa, sangat menyesalkan keterlambatan dropin beras dari Bulog, kasian masyarakat, harus luangkan waktu lagi pergi ambil beras dikantor desa.
Seharusnya, lanjut Husain, beras itu sudah harus siap dari pagi, jadi warga bisa langsung bawa berasnya pulang, tapi karena terlambat tanpa alasan yang jelas, sehingga kami berinisiatif arahkan Bongkar dikantor desa masing-masing.
Kami berharap kedepan agar tidak terjadi lagi seperti ini, kasian kami petugas dan masyarakat, seharusnya selesai hari ini, harus lanjut lagi besok, terlalu banyak tenaga terbuang hanya karena keterlambatan dropin beras dari bulog tanpa alasan yang jelas,” pungkas Husain.
Herman.
Related posts:

Peringati Hari Jadi Majalengka, Kapolres Bersama Forkopimda Berziarah Ke Makam Pendiri Kabupaten Ma...

Jelang Idul Adha, Pj Wali Kota: Pastikan Hewan Kurban Dalam Keadaan Sehat dan Sesuai Dengan Ketentu...

Anggota MPR RI Dr H.Ajiep Padindang Sosialisasi Empat Pilar Dengan Anggota Karang Taruna Kab Maros ...

Air Sebagai Sumber Kehidupan, PDAM Buleleng: Selamat Hari Suci Galungan & Kuningan

Kapolri Tinjau Vaksinasi di NTB Minta Forkopimda Kendalikan Laju Covid-19 untuk Sukseskan Event Int...

KAHMI Maros Peduli Kembali, Berbagi Paket Nasi Buka Puasa

Himbauan Prokes PPKM Level 4 Himbau Bhabin Jatimerta Polsek Gunung Jati Polres Ciko dengan Binmas ”...

Panglima LASKAR Berikan 6 Unit AC untuk Masjid Nurul Huda Desa Panyingkiran

Kapolsek Cirebon Selatan Timur, Turun Langsung Dalam KRYD Malam Minggu







