CirebonDaerah

100 Persen PTM di SMK Islamic Centre Kedawung, Tetap Terapkan Prokes

×

100 Persen PTM di SMK Islamic Centre Kedawung, Tetap Terapkan Prokes

Share this article

Radarbuana.com | Kab. Cirebon – Antusiasme peserta didik dan guru SMK Islamic Centre Kedawung Kabupaten Cirebon laksanakan Pembelajaran Tata Muka (PTM), namun bukan kali ini bukan merupakan hal yang baru dilaksanakan, akan tetapi PTM terbatas sudah dilaksanakan sejak semester ganjil lalu, dan hingga saat ini pelaksanaan PTM tetap dilaksanakan. Banyak hal yang sudah dilaksanakan, sebelum dilaksanakannya PTM di SMK Islamic Centre Kedawung berjalan, hal tersebut tentunya sesuai dengan arahan dan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah tentang PTM.

Drs. H. Pathudin,M.Si Kepala SMK Islamic Centre Kedawung mengatakan, awalnya PTM yang dilaksanakan SMK Islamic Centre Kedawung di bulan September 2021 (semester ganjil), tidak keseluruhan siswa bisa melaksanakan PTM terbatas secara langsung, akan tetapi saat itu PTM terbatas hanya bisa diikuti oleh 50 persen dari jumlah siswa yang ada di setiap harinya. Rabu, (12/01/2022).

“Awalnya tidak semua siswa, tapi hanya 50 persen saja sesuai aturan,” ujarnya.

Lebih lanjut Haji Pathudin menyampaikan, Pada semester genap PTM terbatas tetap dilasanakan, namun di semester genap PTM terbatas bisa diikuti oleh keseluruhan siswa SMK Islamic Centre Kedawung, selain itu pemberian materi kepada siswa tidak seperti sebelum pandemi Covid-19 yang jam pembelajaran bisa penuh, di PTM terbatas terdapat keterbatasan waktu pemberian materi pembelajaran yang diberikan hanya 6 jam pelajaran di setiap harinya, namun semua mata pelajaran sesuai jadwal bisa disampaikan.

“Kami sudah PTM terbatas sejak semester ganjil, tepatnya pada bulan September dengan diikuti jumlah siswa sebanyak 50 persen. Dan di semester genap, PTM terbatas tetap dilaksanakan serta diikuti seluruh peserta didik yang ada, bedanya di jam pembelajaran saja. Mulai KBM jam 07.00 WIB sampai 13.30 WIB,” jelasnya.

Haji Pathudin juga bersyukur, untuk tenaga pendidik di SMKN 1 Jamblang lebih dari 90 persen dari jumlah yang ada, tenaga pendidiknya sudah lakukan vaksinasi Covid-19, tak hanya itu untuk peserta didiknya juga diatas 90 persen sudah divaksinasi.

“Alhamdulillah, tenaga pendidik kami sudah 90 persen di vaksin dan siswa sudah diatas 90 persen yang di vaksin, dan seluruhnya sudah dua kali di vaksinasi, sisanya guru yang belum di vaksin karena alasan penyakit bawaan. Namun, guru yang belum di vaksin juga melakukan pemberian pembelajaran menggunakan daring,” terangnya.

Ia juga sampaikan, untuk siswa yang sedang mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) baik diindustri maupun di lokasi perkantoran, sudah dilaksanakan vaksinasi dan yang pastinya semua siswa yang sedang melaksanakan PKL tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Siswa, semua sudah di vaksin. Dan untuk siswa yang PKL, pasti harus taati protokol kesehatan. Terutama, yang 5 M,” ungkapnya.

PTM terbatas yang telah dilaksanakan hingga saat ini tidak ada kendala saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung, sehingga menurutnya PTM banyak dinanti oleh peserta didik, selain itu untuk sistem penerapan protokol kesehatan juga terus dilakukannya baik disaat KBM maupun saat selesai KBM.

“Tidak ada kendala saat PTM terbatas, dan kami juga untuk penerapan jarak siswa saat KBM terus dilakukan sesuai dengan Prokes, seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, gunakan hand sanitizer, dan menghindari kerumunan,” pungkas Haji Pathudin.

Rio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *